Ini Respon HMI Bengkulu Tentang Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK
HMI Cabang Bengkulu Buka Suara terkait Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK-Ist-
Radar Bengkulu – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu menyoroti wacana kebijakan pemerintah yang menunda pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Bengkulu, Faris Alatas, menyatakan bahwa penundaan ini telah menimbulkan dampak serius bagi peserta seleksi, terutama dari segi ekonomi dan psikologis.
BACA JUGA:Wacana Penundaan Hingga 2026, Tidak Surutkan Niat Pemprov Bengkulu Usul NIK CPNS dan PPPK
“Kami memandang bahwa penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK hingga Oktober tahun ini, bahkan tahun depan untuk PPPK, telah menimbulkan masalah besar. Banyak peserta yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya setelah dinyatakan lulus seleksi. Akibatnya, mereka kini menganggur dan kehilangan penghasilan. Ini tentu berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan psikologis mereka,” ujar Faris.
Faris menambahkan, pemerintah dinilai lambat dalam memberikan informasi kepada publik terkait kepastian jadwal pengangkatan.
“Seharusnya, pemerintah memiliki skema yang jelas dan konkret terkait tahapan seleksi hingga pengangkatan. Jika hal itu dilakukan sejak awal, peserta pasti sudah bisa mempersiapkan diri dan merencanakan langkah ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintah memiliki kewajiban untuk memenuhi hak-hak warga negara, termasuk memberikan kepastian dan keadilan bagi peserta seleksi yang dirugikan. “Pemerintah harus bertindak adil kepada peserta yang dirugikan akibat lamanya proses pengangkatan ini. Bagaimanapun, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengganti kerugian yang dialami warga negara akibat kebijakan yang diambil,” kata Faris.
Faris juga mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu untuk tidak hanya menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
