BKKBN Bengkulu dan Pemda Kaur Melakukan Pelayanan KB dan Pengobatan Gratis

BKKBN Bengkulu dan Pemda Kaur Melakukan Pelayanan KB dan Pengobatan Gratis

Sinergitas BKKBN Bengkulu dan Pemda Kaur Melakukan Pelayanan KB dan Pengobatan Gratis -Hendri-

 

RADAR BENGKULU,KAUR - Menjelang peringatan hari Kontrasepsi sedunia yang akan jatuh pada 26 September 202 sekaligus Integrasi Program Bangga Kecana, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu bersinergitas dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melakukan pelayanan KB dan Pengobatan gratis wilayah perbatasan Bengkulu - Lampung di Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal pada Kamis 18 September 2025.

    Kegiatan dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari, SH, MH, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pdi, PLT Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2 KBP3A) Evana Toursyahdia, S.IP, Kapolsek Nasal, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kaur sekaligus Staf Ahli PKK Kabupaten Kaur Ny. Popi Anggraini Hamid, Ketua IBI,Kampus dan Penyuluh KB. 

     Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pdi menyampaikan, sinergitas antara Perwakilan BKKBN Bengkulu dengan Pemda Kaur untuk menargetkan akseptor dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti Intera Uterine Device (IUD), pil, suntik, kondom, implant dan medis operatif pria (MOP) maupun Medis Operatif Wanita (MOM)

BACA JUGA: Biar Wisatawannya Nyaman, Walikota Bengkulu Minta Tolong Kawasan Pantai Panjang Dijaga Bersama

    "Dengan program KB diharapakan dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengatur jarak kehamilan agar terhindar dari resiko kematian ibu dan bayi dan pencegahan stunting yang terintegrasi, sehingga bermanfaat bagi masyarakat perbatasan Bengkulu - Lampung," ujar Wabup.

     Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, SH, MH mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan oleh BKKBN yang bertujuan untuk memberikan akses pelayanan KB, edukasi dan advoksi yang pada masyarakat di wilayah perbatasan.

    "Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, mencegah stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Zamhari.

   Dikatakan Zamhari, ini merupakan sinergitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah hingga ke Pemerintah Desa untuk memastikan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan semestinya. Pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengendalikan angka kelahiran.

    "Kesadaran masyarakat tentang perencanaan keluarga, untuk mengendalikan angka kelahiran dengan mendukung program bangga kencana untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, mulai dari pusat hingga pelosok desa," tutup Zamhari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: