Belungguk Point Jadi Pionir Ekosistem Ekonomi Modern dan Kampung Digital Kota Bengkulu

Belungguk Point Jadi Pionir Ekosistem Ekonomi Modern dan Kampung Digital Kota Bengkulu

Belungguk Point Jadi Pionir Ekosistem Ekonomi Modern dan Kampung Digital Kota Bengkulu-dok RBO-

 

RADAR BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini mulai diwujudkan adalah melalui pengembangan Belungguk Point sebagai Kampung Digital, yang diharapkan menjadi pionir ekosistem ekonomi modern, transparan, dan efisien di Kota Bengkulu.

 

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa kehadiran Belungguk Point tidak hanya difungsikan sebagai ruang publik dan destinasi wisata baru, tetapi juga sebagai pusat percontohan penerapan ekonomi digital yang terintegrasi dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.

BACA JUGA:Bersolek Nyata, Wajah Kota Bengkulu Berubah Drastis di Era Dedy–Ronny

Dalam keterangannya, Jumat (26/12), Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang harus diadaptasi oleh masyarakat, seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola transaksi di era modern.

 

Dorong Budaya Transaksi Non-Tunai

 

Salah satu fokus utama dalam pengembangan Belungguk Point Kampung Digital adalah membangun budaya transaksi non-tunai atau cashless society. Pemerintah Kota Bengkulu mendorong masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pengunjung kawasan Belungguk Point, untuk mulai membiasakan diri menggunakan pembayaran digital.

 

Wali Kota Bengkulu mengimbau agar transaksi jual beli dilakukan melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dapat diakses menggunakan ponsel pintar. Langkah ini dinilai lebih praktis, aman, serta mampu meningkatkan transparansi transaksi ekonomi.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan QRIS dalam bertransaksi. Ini bagian dari gaya hidup modern yang lebih efisien dan transparan,” ujar Dedy Wahyudi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: