Tahun Baru, Mengevaluasi Diri Raih Ridho Illahi
H. Mahmuda, M.Hi-Adam-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id -- Para pembaca rahimakumullah, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Tahun Baru, Mengevaluasi Diri Raih Ridho Illahi.
Materi ini ditulis oleh Ustadz H. Mahmuda, M.Hi. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Jami" Babussalam, Jalan P.Natadirja KM.8 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.
Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.
Maasyiral muslimin Rohimaakumulah
Terlebih seiring bergantinya tahun dan bertambahnya usia, hendaknya kita semakin sadar perubahan waktu, melainkan di jadikan moment muhasabah untuk mengevaluasi seluruh amal perbuatan yg telah kita lalui. Melalui pesan Al-Qur'an dan tuntunan Rosulullah, umat Islam di perintahkan untuk memperkuat ketaqwaan, menata kembali niat, serta mempersiapkan bekal terbaik bagi kehidupan akhirat.
Momentum awal tahun 2026 kita jadikan sebagai titik tolak membersihkan hati dari kelalaian, memperbanyak amal shaleh, serta menata langkah hidup agar senantiasa ke depan bisa semakin membaik.
Rasulullah bersabda yang artinya: ''Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, makai a tergolong orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia tergolong orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin , maka la orang yang dilaknat (Celaka). (HR. Al-Hakim)
Maasyiral muslimin Rohimaakumulah
Pergantian tahun bukan sekadar peristiwa bergesernya angka dalam penanggalan: melainkan momentum penting bagi kita untuk berhenti sejenak, merenung dan mengevaluasi perjalanan hidup yang telah dilalui. Tahun demi tahun berlalu, tanpa terasa sementara usia terus bertambah dan kesempatan hidup semakin berkurang.
Islam mengajarkan bahwa waktu adalah amanah besar yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh Karena itu, awal tahun baru menjadi alat yang tepat untuk muhasabah diri, menata niat, dan memperbaiki langkah agar masa depan kehidupan dunia dan akhirat lebih diridhoi dan bernilai di sisi Allah SWT.
Al-Qur'an secara tegas mengingatkan agar kita tidak lalai olen rutinitas duniawi dan melihat masa lalu kita untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Allan Swt bersabda dalam surah AL Hasyr, ayat 18 yang artinya:
''Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok(Akhirat). Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Maasyiral muslimin Rohimaakumullah
Secara umum, surat Al-Hasyr ayat 18 memuat dua perintah besar yang sangat berkaitan erat, yaitu perintah bertaqwa kepada Allah dan perintah untuk memperhatikan amal perbuatan sebagai bekal masa depan.
Makna taqwa disini memurnikan ketaatan hanya kepada Alah tanpa sedikit pun menyekutukannya. Taqwa juga bermakna rasa takut melanggar perintah Allah dan sesungguhnya menjaga diri dari perbuatan maksiat.
Maasyiral muslimin Rohimaakumullah
Dalam konteks tahun baru dalam surat al Hasyr 18, Hendakah memperhatikan hari esok. Apa yang telah diperbuat untuk hari esok mengandung makna muhasabah yang sangat mendalam. Kita harus terus dan selalu meneliti setiap amal perbuatan kita. Apakah langkah hidup yang telah kita tempuh mendekatkan diri kepada Allah atau justru malah menjauh.
Oleh karena itu, kita perlu sadari, tidak ada satupun perbuatan yang luput dari pengawasan Allah.
Peringatan ini menjadi pemicu agar kita tidak menunda perbaikan diri. Tahun ini tidak boleh berlalu sebagai rutinitas berlalunya waktu belaka, tetapi dijadikan titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebin baik.
Al-Qur’an mengajarkan bahwa keberuntungan sejati bukan diukur dari keberhasilan dunia semata, melainkan dari sejauh mana amal kita menjadi bekal untuk kehidupan di masa yang akan datang. Melalui pesan surat AL-Hasyr ayat 18, Allah memerintahkan kepada kita untuk selalu mawas diri, mengevaluasi amal sebelum datang hari perhitungan yang sesungguhnya.
Semoga tahun baru ini menjadi awal langkah perubahan kita menuju pribadi yang lebih taat, lebih peduli, dan lebih siap menghadap Allah dengan bekal amal terbaik.
Di sepanjang tahun satu persatu orang yang kita cintai, sanak saudara, sahabat dan karib telah pergi meninggalkan menuju tempat peristirahatan yang kekal. Maka renungkanlah untuk apa hidup ini. Jika tidak digunakan untuk beribadah kepada-Nya.
Waktu yang diberikan tidak lama. Karena hidup ini singkat, jangan dihabiskan untuk kesia - siaan. Ingat pesan Allah dalam Firmannya dalam QS. Ali Imran 185 yang artinya: ''Setiap barang yang bernyawa akan mengalami mati, dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.''
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: