Harga Sawit di Bengkulu Merangkak Naik jadi Rp 3.300 per Kilogram

Harga Sawit di  Bengkulu Merangkak Naik  jadi  Rp 3.300 per Kilogram

Petani sawit gembira harga TBS naik-Irfan Herdian-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id   - Petani kelapa sawit di Provinsi Bengkulu kembali sumringah. Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dilaporkan terus mengalami tren kenaikan positif.

Berdasarkan hasil penetapan terbaru, harga tertinggi di tingkat pabrik kini mulai stabil di atas angka Rp 3.300 hingga Rp3.400 per kilogram.

 

Kenaikan ini menjadi angin segar bagi ekonomi masyarakat Bumi Rafflesia, mengingat mayoritas penduduk di kabupaten seperti Bengkulu Utara, Mukomuko, terutama di Kabupaten Seluma bergantung pada sektor perkebunan ini.

Para petani sawit di Bengkulu mengaku bersyukur dengan kondisi harga saat ini. Rendra (34) salah seorang petani sawit asal Kabupaten Bengkulu Selatan mengatakan, kenaikan harga sangat membantu perekonomian petani. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya perawatan kebun.

 

“Alhamdulillah di awal tahun baru ini harga sawit naik. Kalau dibandingkan beberapa bulan lalu, sekarang lebih terasa hasilnya. Kami berharap harga ini bisa stabil. Jangan naik sebentar, lalu turun lagi,” kata Rendra saat dihubungi RADAR BENGKULU per telepon, Kamis, 15 Januari 2026.

Hal senada juga disampaikan Nurhayati, petani sawit di Kabupaten Seluma. Menurutnya, kenaikan harga sawit memberi semangat bagi petani untuk kembali merawat kebun dengan lebih baik.

 

“Kalau harga bagus, kami jadi semangat pupuk dan bersihkan kebun. Mudah-mudahan ke depan harga sawit tetap bagus supaya petani bisa sejahtera,” ujarnya saat dihubungi RADAR BENGKULU melalui sambungan telepon, Kamis, 15 Januari 2026.

Pemerintah daerah mengimbau petani untuk menjaga kualitas buah dan mengikuti standar panen agar harga TBS tetap kompetitif di pasaran.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: