Drama Vitality Stadium: Liverpool Tumbang di Tangan Bournemouth

Drama Vitality Stadium: Liverpool Tumbang di Tangan Bournemouth

Drama Vitality Stadium: Liverpool Tumbang di Tangan Bournemouth-Ist-

 

​RADAR BENGKULU - Pekan ke-23 Liga Inggris menyajikan kejutan besar saat juara bertahan Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah Bournemouth dengan skor tipis 2-3. Bertanding di Stadion Vitality, The Reds tampak kesulitan mengimbangi permainan agresif tim asuhan Andoni Iraola sejak peluit pertama dibunyikan. Bournemouth berhasil mengejutkan tim tamu dengan unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Evanilson dan Alejandro Jimenez di babak pertama.

​Liverpool sebenarnya sempat menunjukkan mentalitas juara dengan memberikan perlawanan sengit untuk menyamakan kedudukan. Virgil van Dijk memperkecil ketertinggalan tepat sebelum turun minum, dan Dominik Szoboszlai berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-80 melalui tendangan bebas yang indah. Skor imbang 2-2 membuat laga semakin memanas di sepuluh menit terakhir waktu normal.

BACA JUGA:Evolusi 'Inverted Wingback': Saat Bek Menjadi Jantung Permainan

​Namun, drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Saat pertandingan tampak akan berakhir berbagi angka, Amine Adli muncul sebagai pahlawan bagi tuan rumah lewat golnya di menit ke-90+5. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Alisson Becker, Adli berhasil menceploskan bola yang sekaligus mengunci kemenangan bersejarah bagi Bournemouth atas raksasa Merseyside tersebut.

​Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara. Tambahan nol poin membuat posisi mereka di papan atas klasemen terancam oleh para pesaing terdekat. Manajer Liverpool tampak kecewa dengan lini pertahanan yang dianggap kurang fokus dalam mengantisipasi serangan balik cepat lawan, terutama di menit-menit krusial.

​Di sisi lain, kemenangan ini disambut perayaan meriah oleh publik tuan rumah. Bournemouth membuktikan bahwa mereka mampu menjadi "pembunuh raksasa" di musim ini. Hasil ini membawa The Cherries menjauh dari zona bawah dan meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi sisa kompetisi yang masih panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: