Menjemput Berkah: Menilik Tradisi Unik Masyarakat Indonesia Menyambut Ramadan
Menjemput Berkah: Menilik Tradisi Unik Masyarakat Indonesia Menyambut Ramadan-Ist-
RADAR BENGKULU - Menjelang bulan suci Ramadan, suasana di berbagai sudut Indonesia mulai berubah. Bukan hanya sekadar persiapan fisik, namun ada getaran spiritual dan kultural yang kental melalui berbagai tradisi turun-temurun. Tradisi ini bukan hanya ritual, melainkan simbol pembersihan diri sebelum memasuki bulan yang penuh ampunan.
BACA JUGA:Stamina Anti-Drop! Ini Daftar Apotek Hidup yang Wajib Ada di Dapur Jelang Puasa
1. Simbol Pembersihan Diri
Di Jawa, kita mengenal Padusan, ritual mandi di sumber air alami yang bermakna menyucikan jiwa dan raga. Sementara di Sumatra Barat, terdapat tradisi Balimau yang menggunakan jeruk nipis untuk keramas. Intinya sama: menghadap Sang Pencipta dalam kondisi yang paling bersih.
2. Mempererat Tali Silaturahmi
Momen menjelang puasa juga menjadi waktu bagi tradisi Mungguhan di Jawa Barat atau Meugang di Aceh. Keluarga besar berkumpul untuk makan bersama, saling bermaafan, dan berbagi kebahagiaan. Ini adalah pengingat bahwa ibadah puasa akan terasa lebih ringan jika dijalani tanpa beban dendam terhadap sesama.
3. Ziarah Kubur
Mengunjungi makam keluarga atau "Nyekar" menjadi pemandangan umum di berbagai TPU. Selain mendoakan leluhur, ziarah ini menjadi pengingat bagi mereka yang hidup tentang kefanaan dunia, sehingga memicu semangat untuk memaksimalkan ibadah selama satu bulan penuh.
"Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tapi tentang mempersiapkan hati agar layak menerima keberkahan."
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
