Benjol di Dinding dan Tapak Ban Mobil, Ini Perbedaan Risiko dan Penanganannya

Benjol di Dinding dan Tapak Ban Mobil, Ini Perbedaan Risiko dan Penanganannya

Benjol di Dinding dan Tapak Ban Mobil, Ini Perbedaan Risiko dan Penanganannya-Poto ilustrasi-

 

RADAR BENGKULU – Benjolan pada ban mobil merupakan tanda adanya kerusakan serius pada struktur ban. Namun, tidak semua benjolan memiliki tingkat risiko yang sama. Lokasi benjolan, apakah berada di dinding ban (sidewall) atau di tapak ban, sangat menentukan tingkat bahayanya.

 

Mekanik bengkel mobil menegaskan, benjolan di dinding ban umumnya jauh lebih berbahaya dibandingkan benjolan yang muncul di bagian tapak ban.

BACA JUGA:Musim Mudik dan Jalan Rusak, Pengendara Diimbau Waspada Kondisi Ban

Benjol di Dinding Ban (Sidewall)

Benjolan pada dinding ban terjadi karena lapisan benang ban di sisi ban rusak atau putus akibat benturan keras, seperti menghantam lubang atau trotoar. Dinding ban merupakan bagian paling tipis dan fleksibel, sehingga tidak dirancang menahan tekanan berlebih.

 

“Kalau benjol di dinding ban, itu sudah tidak bisa ditoleransi. Risikonya ban bisa pecah kapan saja,” ujar seorang mekanik di Bengkulu

 

Benjolan di dinding ban sangat berbahaya dan tidak bisa diperbaiki. Ban dengan kondisi ini wajib segera diganti, terutama jika sering digunakan untuk kecepatan tinggi atau perjalanan jauh.

 

Benjol di Tapak Ban

Sementara itu, benjolan di tapak ban biasanya terjadi akibat kerusakan pada lapisan dalam ban yang masih berada di area telapak. Risiko tetap ada, namun relatif lebih kecil dibandingkan benjol di dinding ban karena struktur tapak lebih tebal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: