Pemprov Bengkulu Terus Kawal Pemulangan Warga Korban TPPO di Kamboja
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan-Riski/MC-Radar Bengkulu
radarbengkuluonline.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan komitmen penuh untuk membantu empat warganya yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Proses penanganan ini dilakukan secara hati-hati agar tetap sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, baik di dalam maupun luar negeri.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan terkait masalah ini.
“Kita masih melakukan pendalaman terkait langkah apa yang akan diambil. Karena, pemerintah daerah tidak bisa gegabah dan harus memastikan semua proses berjalan sesuai hukum,” ujar Gubernur.
Hingga saat ini, pihak Pemprov terus memantau perkembangan kasus dan menjalin koordinasi intensif dengan instansi terkait lainnya.
Langkah koordinasi ini sangat penting untuk menentukan solusi terbaik bagi keselamatan warga Bengkulu yang sedang berada di luar negeri tersebut.
Setiap kebijakan yang diambil didasari pada kajian menyeluruh agar tidak memicu persoalan hukum baru bagi pemerintah maupun warga yang bersangkutan.
“In shaa Allah, karena mereka adalah warga Bengkulu, kita akan bantu semaksimal mungkin. Tetapi semua harus melalui prosedur yang benar,” tegas Gubernur.
Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki rekam jejak yang baik dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warganya yang mengalami kendala di luar negeri. Melalui pendekatan yang profesional, diharapkan proses pemulangan atau perlindungan bagi keempat warga di Kamboja ini dapat segera tuntas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
