Longevity Diet: Rahasia Tetap Bugar di Usia Tua dengan 'Functional Food'
Longevity Diet: Rahasia Tetap Bugar di Usia Tua dengan 'Functional Food'-Ist-
RADAR BENGKULU - Fokus kesehatan masyarakat di tahun 2026 telah bergeser dari sekadar "diet untuk kurus" menjadi "diet untuk panjang umur" (longevity). Kuncinya ada pada pengurangan makanan ultra-proses (UPF) dan peningkatan konsumsi makanan fungsional.
Apa Itu Makanan Fungsional?
Ini adalah makanan yang memberikan manfaat kesehatan di luar nutrisi dasar. Beberapa yang sedang tren di 2026 meliputi:
Jamur Fungsional: Seperti Lion’s Mane untuk ketajaman otak dan Reishi untuk ketenangan.
BACA JUGA:Mengenal Smart Ring ROAD dan AI Health Coach: Tren Kesehatan Digital 2026
Kesehatan Mikrobioma (Gut-Brain Axis): Konsumsi makanan fermentasi (kimchi, kefir, tempe) kini dianggap krusial untuk kesehatan mental.
Suplemen NAD+: Populer digunakan untuk regenerasi sel dan menghambat penuaan dini.Tips Memulai Longevity Diet:
Kurangi 'Junk Food' Generasi Baru: Hindari makanan dengan label bahan kimia yang tidak Anda kenali.
Pola Makan Berbasis Nabati (Plant-Based): Penelitian terbaru mengonfirmasi risiko diabetes tipe 2 menurun hingga 34% dengan pola makan nabati yang sehat.
Puasa Intermiten yang Terukur: Menggunakan aplikasi untuk menyesuaikan jendela makan berdasarkan ritme sirkadian tubuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
