Benarkah Ban Mobil Bisa Diisi Angin Hidrogen?
Benarkah Ban Mobil Bisa Diisi Angin Hidrogen? -Poto ilustrasi-
RADAR BENGKULU - Belakangan ini beredar anggapan bahwa ban mobil bisa diisi angin hidrogen agar kendaraan lebih ringan dan irit bahan bakar. Namun, benarkah penggunaan hidrogen aman dan bermanfaat untuk ban mobil? Jawabannya justru sebaliknya.
Hidrogen tidak direkomendasikan untuk mengisi ban mobil dan bahkan tergolong **berbahaya jika digunakan. Hingga saat ini, tidak ada produsen otomotif maupun standar keselamatan kendaraan yang menyarankan penggunaan hidrogen sebagai pengisi ban.
BACA JUGA:Prabalintang Danasari, Wisata Hutan Pinus di Tegal yang Sarat Legenda Jatuhnya Bintang
Hidrogen Sangat Mudah Terbakar
Hidrogen dikenal sebagai gas yang sangat reaktif dan mudah terbakar. Dalam kondisi tertentu, percikan kecil, panas dari sistem pengereman, atau gesekan ban saat berkendara dapat memicu risiko kebakaran bahkan ledakan. Hal ini tentu berbahaya bagi keselamatan pengemudi dan penumpang.
Tekanan Ban Tidak Stabil
Secara ilmiah, molekul hidrogen jauh lebih kecil dibandingkan udara atau nitrogen. Akibatnya, hidrogen sangat mudah merembes keluar melalui pori-pori karet ban. Kondisi ini membuat tekanan ban cepat berkurang dan sulit stabil, sehingga berisiko menurunkan performa dan keselamatan berkendara.
Tidak Digunakan di Dunia Otomotif
Berbeda dengan nitrogen yang sudah lama digunakan pada kendaraan balap, pesawat terbang, hingga mobil harian, hidrogen sama sekali tidak digunakan sebagai pengisi ban dalam industri otomotif. Tidak adanya standar teknis dan keselamatan menjadi alasan utama hidrogen tidak dipakai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
