Menemukan Kedamaian di Tengah Riuh Dunia: Seni Menjaga Hati
Menemukan Kedamaian di Tengah Riuh Dunia: Seni Menjaga Hati-Poto ilustrasi-
RADAR BENGKULU - Di tengah kepungan notifikasi gadget dan tuntutan pekerjaan yang tak ada habisnya, ketenangan batin seringkali menjadi barang mewah. Islam mengajarkan bahwa kunci kedamaian bukanlah terletak pada seberapa tenang lingkungan kita, melainkan seberapa terjaga hubungan kita dengan Sang Pencipta melalui dzikir yang konsisten.
Menjaga hati di era modern memerlukan strategi "detoksifikasi" spiritual secara rutin. Dengan meluangkan waktu sejenak di sepertiga malam atau sekadar menarik napas panjang sembari mengucap istighfar, kita memberikan ruang bagi jiwa untuk bernapas kembali di tengah sesaknya ambisi duniawi.
BACA JUGA:Membumikan Akhlak: Mengubah Kebiasaan Kecil Menjadi Ladang Pahala
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
Ketenangan yang sejati akan terpancar pada cara seseorang bersikap terhadap sesama. Ketika hati sudah terpaut pada rida Illahi, masalah seberat apa pun akan dipandang sebagai anak tangga untuk mendewasakan iman, bukan sebagai beban yang menghancurkan harapan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
