Pemkot Bengkulu Bangun Lapak Baru di Pasar Minggu

Pemkot Bengkulu Bangun Lapak Baru  di  Pasar Minggu

Inilah lahan untuk Lapak Baru di Pasar Minggu yang akan dibangun Pemda Kota Bengkulu-Riski/MC-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id   – Pemerintah Kota Bengkulu tengah memacu pembangunan kawasan dagang baru sebagai solusi permanen bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di badan jalan sekitar Pasar Minggu.

Proyek yang berlokasi tepat di sebelah gedung PTM ini ditargetkan rampung dalam waktu sangat singkat.

BACA JUGA: Serius, Walikota Bengkulu Tindak Tegas Mafia Lapak di Pasar Panorama

 

Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan. Sekaligus, memberikan fasilitas yang lebih manusiawi bagi para pedagang. Pemerintah Kota memilih pendekatan persuasif dengan membangun fasilitas baru daripada sekadar melakukan penertiban.

Area ini akan dilengkapi dengan landasan beton untuk memastikan area tetap bersih dan tidak becek. Atap pelindung untuk melindungi pedagang dan pembeli dari panas serta hujan. Penerangan optimal untuk mendukung aktivitas jual-beli hingga malam hari.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan Pajak dari BPK

 

Kawasan baru ini dikhususkan bagi pedagang ikan dan ayam. Selama ini, kelompok pedagang inilah yang paling sering menempati bahu jalan karena keterbatasan ruang di dalam pasar utama. Selain lapak, penataan ulang area parkir juga dilakukan untuk menciptakan kawasan Pasar Minggu yang lebih estetik dan tertata.

"Kami ingin memberikan tempat yang layak agar pedagang bisa mencari nafkah dengan tenang tanpa mengganggu ketertiban umum," ujar Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM.

 

Karena pengerjaannya yang dituntut ekstra cepat agar bisa digunakan sebelum bulan suci Ramadan, proyek ini dijuluki sebagai "Proyek Bandung Bondowoso". Harapannya, sebelum 'ayam berkokok' atau dalam waktu dekat, arus lalu lintas di sekitar pasar sudah bersih dari hambatan PKL, sehingga masyarakat dapat beribadah dan berbelanja dengan nyaman selama bulan puasa. 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: