Pesona Pantai Nangai: Estetik tapi Terganjal Masalah Kebersihan
Amboi indahnya Pantai Nangai Bengkulu Utara ini-Muharrom Afdoli-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Argamakmur – Bagi para pemburu senja dan pecinta swafoto, Pantai Nangai kini mulai mencuri perhatian sebagai destinasi alternatif yang menawarkan pemandangan alam memukau.
Namun, di balik garis pantainya yang cantik, pengunjung diingatkan untuk tetap waspada dan menurunkan ekspektasi terkait fasilitas pendukung.
BACA JUGA:Pesona Tersembunyi Danau Dendam Tak Sudah: Legenda di Balik Ketenangan
Pantai yang terletak di kawasan Bengkulu Utara ini menawarkan daya tarik utama berupa akses yang mudah dan biaya yang sangat bersahabat. Berbeda dengan destinasi populer lainnya, di sini pengunjung tidak perlu merogoh kocek untuk tiket masuk maupun biaya parkir.
Meski memiliki potensi wisata yang besar, kondisi lapangan menunjukkan adanya tantangan serius bagi para wisatawan. Nely (21) salah seorang pengunjung yang datang untuk menikmati suasana sore, membagikan pengalamannya saat menyusuri pasir pantai.
BACA JUGA: Camat Ratu Agung Berhasil Bongkar Praktik Prostitusi Daring di Kebun Beler
"Pantainya sebenarnya cantik banget, estetik buat foto-foto. Tapi ya itu, kita harus ekstra hati-hati jalan di pasir karena banyak 'ranjaunya' (kotoran kerbau). Jadi nggak bisa asal duduk,” ujar Nely kepada RADAR BENGKULU Senin sore, 16 Februari 2026.
Selain keberadaan kotoran hewan ternak, masalah sampah plastik juga menjadi sorotan utama. Nely membandingkan kondisi ini dengan destinasi lain seperti Pantai Panjang yang dinilai lebih tertata.
Menurutnya, kurangnya fasilitas penunjang seperti tempat sampah dan petugas kebersihan membuat sampah berserakan di sepanjang bibir tebing pantai.
Keberadaan Pantai Nangai sebagai aset wisata gratis memang menjadi angin segar bagi masyarakat yang mencari hiburan murah meriah. Namun, tanpa adanya kesadaran pengunjung untuk membawa pulang sampahnya serta perhatian dari pihak terkait untuk membatasi aktivitas ternak di area wisata, potensi 'estetik' pantai ini terancam pudar.
Harapannya, ke depan tersedia fasilitas dasar yang memadai agar keindahannya tidak lagi tertutup oleh tumpukan sampah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
