Warga Diminta Tak Perlu Panik, Walikota dan Kapolresta Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman

Warga Diminta Tak Perlu Panik, Walikota  dan Kapolresta Bengkulu  Pastikan Stok BBM Aman

Warga Diminta Tak Perlu Panik, Walikota dan Kapolresta Bengkulu Pastikan Stok BBM Aman-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id  - ​Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Polresta Bengkulu baru saja melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna merespon kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Langkah cepat ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga, sehingga kondusivitas di tengah warga tetap stabil. Dari hasil pantauan di lapangan, stok di tangki penyimpanan terpantau masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

BACA JUGA:Turunkan Tim, Polresta Bengkulu Ajak Warga Pantau 'Pengunjal' BBM, Laporkan ke Call Center 110



​Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM menegaskan bahwa stok BBM di wilayahnya saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Beliau mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terpancing untuk melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang justru bisa memicu antrean panjang. Sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian pun diperkuat untuk menjamin kenyamanan publik dalam mendapatkan bahan bakar.

BACA JUGA:Lantik 44 Pejabat Baru, Walikota Bengkulu: Bekerjalah dengan Hati dan Penuh Keikhlasan



​"Tadi kami lihat stok masih ada yang 11 ton, ada yang 8 ton. Kalaupun habis, pasokan baru akan langsung masuk. Jadi kami minta masyarakat jangan khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying," ujar Dedy Wahyudi di hadapan awak media.

​Di sisi lain, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawasan ketat dan penegakan hukum terhadap oknum yang mencoba menimbun atau menyalahgunakan distribusi BBM.

 

Pihak kepolisian meminta pengelola SPBU untuk waspada terhadap kendaraan yang mengisi BBM berulang-ulang secara mencurigakan. Masyarakat juga diajak berperan aktif melaporkan segala bentuk kejanggalan melalui call center kepolisian.

​"Kami pastikan ketersediaan aman. Pemerintah menjamin itu. Jika kita semua tidak panik dan membeli sesuai kebutuhan, situasi akan tetap normal," tutur Walikota. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: