Kamu Penderita Anemia? Begini Panduan Aman Berpuasa
Panduan Aman Puasa bagi Penderita Anemia-Poto ilustrasi-
RADAR BENGKULU, JAKARTA - Penderita anemia sering khawatir tak kuat saat menjalani ibadah puasa. Itu karena kondisi tubuh mereka yang rentan lelah dan relatif tak bertenaga.
Seperti dikutip dari laman harian disway, anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan hemoglobin atau sel darah merah, sehingga distribusi oksigen ke jaringan tubuh tidak optimal.
Walaupun demikian, dengan strategi pengaturan pola makan dan gaya hidup yang tepat, penderita anemia tetap dapat menjalankan puasa Ramadan dengan lebih aman dan nyaman.
BACA JUGA:Banyak yang Belum Tahu, Ini Manfaat Berpuasa untuk Kesehatan Sel Tubuh
1. Prioritaskan Makanan Kaya Zat Besi saat Sahur
Untuk diketahui, zat besi merupakan komponen utama pembentukan hemoglobin. Penderita anemia dianjurkan mengonsumsi sumber zat besi hewani (heme iron). Seperti daging merah tanpa lemak, hati ayam, atau ikan, yang lebih mudah diserap tubuh dibanding sumber nabati.
Sedangkan untuk pilihan nabati, bayam, kangkung, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menjadi alternatif pendamping.
Konsumsi ragam makanan seperti yang disebutkan di atas saat sahur dapat membantu mempertahankan cadangan zat besi sepanjang hari.
2. Optimalkan Penyerapan dengan Vitamin C
Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari sumber nabati.
Kombinasikan menu sahur atau berbuka dengan buah kaya vitamin C. Antara lain, jeruk, jambu biji, stroberi, atau pepaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
