Saat Lebaran, Walikota Bengkulu Rencananya Tidak Menggelar Open House

Saat Lebaran, Walikota Bengkulu Rencananya Tidak Menggelar Open House

Saat Lebaran, Walikota Bengkulu Rencananya Tidak Menggelar Open House-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id  - ​Kabar mengenai suasana Lebaran 1447 H di Kota Bengkulu kali ini akan terasa sedikit berbeda dari biasanya. Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM, telah mengonfirmasi bahwa dirinya tidak akan menggelar acara Open House resmi, baik di rumah dinas maupun di kediaman pribadinya.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk penyesuaian agenda pemerintah daerah di hari raya.

BACA JUGA:Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu Buka Posko Pengaduan THR 2026


​Keputusan ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, yang juga memilih untuk tidak mengadakan acara serupa tahun ini.


Alasannya cukup masuk akal, yakni demi efisiensi anggaran daerah. Alih-alih menghabiskan dana untuk seremonial di rumah, pemerintah ingin mengalihkan fokus anggaran tersebut untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga yang lebih mendesak.


​Walikota Dedy Wahyudi sendiri menyatakan dukungannya secara penuh terhadap inisiatif tersebut karena dinilai memiliki semangat yang positif bagi kemajuan daerah.


"Kita kaji dulu seperti apa. Kalau semangat pak gubernur itu bagus dan kita dukung, dan mungkin lebih ke silaturahminya lah, kita nggak Open House tapi tetap ada silaturahminya," ujarnya.


​Meskipun format acara besar ditiadakan, bukan berarti pintu silaturahmi tertutup rapat bagi warga. Walikota menegaskan bahwa esensi Idul Fitri adalah saling memaafkan dan menjalin tali persaudaraan. Jika ada tamu atau warga yang datang berkunjung ke rumah untuk sekadar bersalaman dan bersilaturahmi, beliau tetap akan menyambut mereka dengan tangan terbuka layaknya tamu pada umumnya.


Sebagai gantinya, Gubernur beserta jajaran pejabat lainnya direncanakan akan lebih banyak turun langsung ke lapangan untuk menjumpai masyarakat. Cara ini dianggap lebih efektif untuk mendengar aspirasi warga sekaligus merayakan hari kemenangan bersama-sama dalam suasana yang lebih hangat dan sederhana tanpa sekat formalitas yang kaku. 


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: