Ini Dia Tips Mudik Aman ala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu siap membantu amankan rumah warga saat mudik-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline - Menjelang momen mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu memberikan perhatian ekstra bagi warga yang berencana pulang kampung.
Mengingat tradisi ini membuat banyak rumah kosong dalam waktu cukup lama, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk melakukan persiapan matang agar hunian tetap aman dari risiko kebakaran selama ditinggal pergi.
BACA JUGA:Pedagang Pantai Panjang Dilarang Menjual Kelapa Muda di Atas Harga Rp 12 .000
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah mengingatkan bahwa kelalaian kecil pada instalasi listrik seringkali menjadi pemicu masalah besar. Ia menyarankan warga untuk mencabut seluruh colokan peralatan elektronik. Seperti televisi dan kipas angin. Serta, tidak lupa melepas regulator kompor gas LPG sebelum mengunci pintu rumah rapat-rapat.
Mengenai risiko yang sering terjadi, Yuliansyah memberikan catatan penting berdasarkan data di lapangan. “Hampir 70 sampai 80 persen kebakaran itu disebabkan arus pendek listrik. Biasanya karena kapasitas kabel yang tidak mampu menahan beban listrik,” ungkapnya.
Hal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih teliti memeriksa kabel-kabel di rumah sebelum berangkat mudik. Meski warga sedang berlibur, petugas Damkar Kota Bengkulu dipastikan tidak akan lengah dan tetap siaga selama perayaan Idul Fitri.
Pihaknya telah menyiagakan personel di 9 pos yang tersebar di berbagai kecamatan untuk memantau kondisi lingkungan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko penyebaran api lebih tinggi.
Untuk memberikan rasa aman yang maksimal, layanan darurat juga dibuka selama 24 jam penuh tanpa dipungut biaya. Yuliansyah mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika melihat indikasi bahaya.
“Masyarakat, RT maupun RW, apabila terjadi sesuatu silakan menghubungi Dinas Damkar atau melalui Call Center 112. Layanan ini gratis dan kami standby 24 jam,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
