Sambil Ngabuburit, Walikota Pantau Kebersihan Kota Bengkulu
Sambil Ngabuburit, Walikota Pantau Kebersihan Kota Bengkulu -Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - ​Suasana sore menjelang berbuka puasa di pusat kota terasa berbeda saat Walikota menyempatkan diri melakukan joging ringan menyusuri jalur protokol.
Mengenakan pakaian olahraga santai, orang nomor satu di kota ini tidak hanya sekadar mencari keringat, tetapi juga memantau langsung kondisi kebersihan lingkungan. Di sela aktivitasnya, ia berhenti sejenak untuk menyapa dan berbincang akrab dengan sejumlah petugas penyapu jalan atau yang akrab disapa Pasukan Oren yang sedang bertugas.
BACA JUGA:Kota Bengkulu Makin Kece dengan Aksi Gempita
​Dalam obrolan santai tersebut, Walikota menekankan pentingnya estetika kota sebagai cermin kedisiplinan warganya. Beliau menyampaikan bahwa pengawasan terhadap detil-detil di jalan raya. Seperti trotoar dan median jalan, menjadi prioritas agar kenyamanan publik tetap terjaga.
Harapannya, kerja keras para petugas di lapangan dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat agar keasrian kota tetap terjaga sepanjang hari.
"Kita ingin kota ini bersih, indah, dan rapi. Kalau lagi di jalan saya selalu memantau kanan kiri jalan, terutama median dan trotoar jalan utama," ujar Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM sembari memberikan semangat kepada para petugas.
Namun, di balik semangat para petugas penyapu jalan, terselip sebuah keluh kesah mengenai perilaku oknum pengguna jalan. Salah satu petugas bercerita dengan bahasa yang lugu bahwa mereka seringkali harus bekerja ekstra karena adanya pengendara mobil mewah yang masih kurang peduli dengan kebersihan.
Fenomena membuang sampah langsung dari jendela kendaraan saat sedang melaju menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang berjaga di sepanjang jalur utama.
"Kadang tu pak, mobil nyo elok, tapi buang sampah sambil jalan," keluh salah satu petugas dengan logat khasnya yang disambut senyum maklum oleh Walikota.
​Menanggapi hal tersebut, Walikota mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan memiliki rasa kepemilikan terhadap keindahan kota.
Kegiatan ngabuburit ini diakhiri dengan pembagian paket berbuka puasa bagi para petugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan jalanan meski di tengah ibadah puasa. Suasana hangat ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan warga adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang nyaman bagi semua.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
