Terminal Air Sebakul Masih Lengang, Lonjakan Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan
Terminal Air Sebakul Masih Lengang, Lonjakan Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - Memasuki masa arus balik Lebaran 1447 H, suasana di Terminal Air Sebakul, Kota Bengkulu, terpantau masih relatif tenang dan lengang.
Hingga saat ini, belum terlihat adanya lonjakan penumpang yang signifikan, baik untuk rute menuju Pulau Jawa maupun ke berbagai daerah di Sumatera. Kondisi ini diperkirakan terjadi karena masa cuti bersama dan libur sekolah yang masih berlangsung, sehingga masyarakat belum terburu-buru untuk kembali ke perantauan.
BACA JUGA:Wisata Sejarah Jadi Primadona, Benteng Marlborough Diserbu Ribuan Pengunjung
Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu mencatat bahwa aktivitas penumpang memang mulai merangkak naik namun masih dalam kategori normal. Berdasarkan data di lapangan, jumlah penumpang arus balik pada 22 Maret tercatat sebanyak 131 orang, dan mengalami sedikit kenaikan menjadi 165 orang pada 23 Maret.
Meski ada tren kenaikan, angka tersebut dinilai belum menyentuh titik puncak arus balik yang biasanya memadati area terminal.
"Hingga H plus 2, arus balik dari Bengkulu ke luar provinsi masih dalam kondisi normal. Belum adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang. Diperkirakan karena masa cuti bersama dan libur sekolah yang masih berlangsung," ujar Mualimin Ketua Regu 1 Dishub Provinsi Bengkulu.
Lonjakan penumpang diprediksi baru akan benar-benar terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026 mendatang. Momen tersebut bertepatan dengan berakhirnya libur panjang, di mana para pekerja dan pelajar mulai bersiap kembali ke rutinitas masing-masing.
Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) ternama seperti DAMRI, Putra Rafflesia, hingga SAN pun telah bersiaga untuk melayani perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bagi para pemudik.
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan, setiap armada bus yang akan berangkat diwajibkan untuk melapor ke pihak terminal guna pengecekan kelayakan kendaraan.
Proses ini sangat penting untuk memastikan semua bus dalam kondisi prima dan data jumlah penumpang tercatat dengan rapi. Melalui sistem keberangkatan yang tertib lewat terminal resmi, diharapkan perjalanan arus balik para pemudik tahun ini bisa berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
