Hasil Seleksi KKI Universitas Indonesia Sudah Final

Hasil Seleksi KKI Universitas Indonesia Sudah Final

Hasil Seleksi KKI Universitas Indonesia Sudah Final-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Depok -- Universitas Indonesia (UI) memberikan penjelasan resmi terkait gangguan tampilan status hasil seleksi pada sistem enrollment Talent Scouting Program Sarjana Kelas Khusus Internasional (S1 KKI) yang terjadi pada 17 Maret 2026.


Seperti dikutip dari laman disway.id, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro mengatakan sistem sempat menampilkan data yang belum final selama kurang lebih 40 menit. 

BACA JUGA:Kejar Waktu, Pemprov Bengkulu Gelar Lelang Ulang Maskapai Haji 2026


Kondisi ini menyebabkan sebagian pendaftar menerima informasi yang tidak sesuai dengan hasil akhir seleksi.
Lebih lanjut Erwin menambahkan, UI mengakui kejadian tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan calon mahasiswa.

Oleh karena itu, pihak kampus menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan bahwa saat ini sistem telah diperbaiki dan berfungsi normal kembali,"ujar Erwin, di Depok, Kamis, 19 Maret 2026.


Menurut Informasi terbaru hasil seleksi Talent Scouting S1 KKI yang kini dapat diakses melalui laman resmi UI merupakan hasil akhir yang sah.  Proses seleksi tetap dilakukan sesuai prinsip keadilan dan transparansi, sehingga peserta tidak perlu meragukan validitas hasil yang telah diumumkan.


Sebagai bentuk tanggung jawab, UI juga menyediakan layanan bantuan bagi pendaftar yang membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.  Calon mahasiswa dapat menghubungi kanal resmi yang telah disiapkan untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.


Selain jalur Talent Scouting, UI mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai jalur penerimaan lain yang bisa diikuti.  Mulai dari jalur nasional SNBT hingga seleksi mandiri seperti PPKB, Seleksi Jalur Prestasi, SIMAK, serta gelombang lanjutan untuk program KKI.


Untuk ke depannya, UI menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sistem dan layanan informasi.
Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memastikan proses seleksi berjalan lebih andal, transparan, dan memberikan kepastian bagi seluruh calon mahasiswa," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: