Tinjau Tebat Baghu yang Kekeringan, Bupati Bengkulu Selatan Segera Lakukan Revitalisasi

Tinjau Tebat Baghu yang Kekeringan, Bupati Bengkulu Selatan  Segera Lakukan Revitalisasi

Bupati Bengkulu Selatan, H.Rifai Tajuddin,S.Sos meninjau langsung Tebat Baghu yang berada di Desa Ketaping yang mengakibatkan lahan menjadi kering-Fahmi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Manna  - Bupati Bengkulu Selatan H.Rifai Tajuddin,S.Sos  meninjau langsung Tebat Baghu yang berada di Desa Ketaping sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kondisi persawahan yang mengalami kekeringan.

"Peninjauan ini kita lakukan untuk melihat secara langsung kondisi sumber pengairan yang selama ini menjadi penopang kebutuhan irigasi lahan pertanian masyarakat.

 

BACA JUGA:Usai Audiensi dengan Mendes, Pemda Bengkulu Selatan Rakor Bersama Aksi Nyata Pembangunan Desa

Berdasarkan laporan warga, kekeringan terjadi karena aliran air dari tebat tidak lagi mengalir ke area persawahan, sehingga berdampak pada kebutuhan air bagi para petani,"papar Rifai saat ditemui RADAR BENGKULU di rumah dinasnya Sabtu (28/03).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan  mengambil langkah penanganan melalui revitalisasi Tebat Baghu agar fungsi pengairan dapat kembali optimal dan kebutuhan irigasi sawah masyarakat terpenuhi.



Selain itu,pihaknya juga akan melakukan pompanisasi. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkrit dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian serta mendukung produktivitas petani di wilayah tersebut.

Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut cepat atas laporan yang disampaikan oleh Tim Kerja Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan saat audiensi di ruang kerja bupati sebelumnya.



"Peninjauan ini  kita lakukan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam merespons cepat setiap persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Selain itu kita akan  mengambil langkah penanganan agar aliran air ke sawah kembali normal dan kebutuhan irigasi petani dapat terpenuhi,"pungkas Rifai.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait