Ini Cara Mencegah Mata Minus dan Lelah
Ini Cara Mencegah Mata Minus dan Lelah -Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - Pekerja digital media menjadi salah satu kelompok yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan mata.
Seperti dikutip dari laman harian disway, aktivitas mereka mengharuskan menatap layar komputer atau gadget dalam waktu lama. Hal itu dapat memicu mata lelah, kering, bahkan meningkatkan risiko rabun jauh (mata minus).
BACA JUGA:Pejabat Baru Kota Bengkulu, Kontrak Kinerja Jadi Acuan
Fenomena itu dikenal sebagai computer vision syndrome. Yaitu kondisi akibat penggunaan layar digital secara berlebihan. Gejalanya meliputi mata perih, penglihatan kabur, sakit kepala, hingga sulit fokus saat bekerja.
Sedangkan penggunaan layar digital dalam waktu lama menyebabkan mata bekerja lebih keras dari biasanya. Salah satu penyebab utama adalah berkurangnya frekuensi berkedip saat menatap layar. Itu bisa turun hingga sekitar 50%. Akibatnya, mata menjadi lebih cepat kering dan lelah.
Paparan cahaya biru dari layar juga dapat meningkatkan ketegangan mata. Terutama jika digunakan tanpa jeda dalam waktu lama. Jika kondisi itu berlangsung terus-menerus, risiko gangguan penglihatan seperti rabun jauh (miopia) juga dapat meningkat. Terutama pada individu yang jarang beraktivitas di luar ruangan.
Sedangkan faktor lain seperti jarak layar yang terlalu dekat, pencahayaan yang buruk, serta posisi duduk yang tidak ergonomis juga memperparah kondisi mata lelah pada pekerja digital.
Cara Efektif Mencegah Mata Lelah dan Minus
Adapun salah satu Cara paling efektif adalah menerapkan aturan 20-20-20. Yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik. Teknik itu terbukti membantu mengurangi ketegangan mata.
Penting untuk mengatur jarak pandang dengan layar sekitar 50-70 cm. Serta memastikan posisi layar sedikit di bawah garis pandang mata. Pengaturan itu dapat mengurangi beban kerja mata dan leher. Menggunakan fitur blue light filter atau mode malam juga disarankan untuk mengurangi paparan cahaya biru.
Pekerja digital juga perlu lebih sering berkedip. Sehingga mata tetap lembap dan tidak mudah kering. Tidak kalah penting adalah konsumsi makanan bergizi. Seperti yang mengandung vitamin A, C, dan omega-3. Itu dapat membantu menjaga kesehatan mata secara alami.
Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Kesehatan Mata Jangka Panjang
Kemudian, pekerja digital perlu membangun kebiasaan sehat dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah membatasi waktu layar. Juga memberikan jeda istirahat secara rutin setiap beberapa jam.
Lakukan peregangan mata sederhana. Seperti melihat objek dekat dan jauh secara bergantian. Itu dapat membantu mengurangi ketegangan otot mata.
Pemeriksaan mata secara berkala juga sangat dianjurkan. Terutama bagi pekerja yang menghabiskan lebih dari 6 jam sehari di depan layar. Deteksi dini dapat mencegah gangguan penglihatan menjadi lebih serius.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
