Menteri Haji dan Umroh Lepas Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia

Menteri Haji dan Umroh Lepas Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia

Sebanyak 391 jamaah haji dari kloter pertama embarkasi Cipondoh resmi diberangkatkan. Seluruh jamaah dinyatakan siap, baik secara fisik maupun mental-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Tangerang -- Pemerintah melepas keberangkatan kloter pertama jamaah haji Indonesia dari embarkasi Banten menuju Tanah Suci di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Rabu, 22 April 2026.

Seperti dikutip dari laman disway.id, Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengatakan, momentum ini bukan hanya sekadar agenda administratif. Melainkan peristiwa penuh makna yang sarat haru, syukur hingga harapan.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siapkan Strategi Tekan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen di 2027



Tidak hanya itu, ia bilang, keberangkatam ini menjadi momen yang telah lama dinantikan oleh para jamaah. Banyak di antara mereka yang harus menunggu bertahun-tahun, bahkan hingga puluhan tahum.

"Perjalanan ini bukan perjalanan fisik, tetapi perjalanan jiwa, perjalanan menuju titik paling khusyuk dalam hidup seorang muslim," ujar Gus Irfan, Rabu.



Lebih lanjut ia menggambarkam keberangkatan ini sebagai puncak dari doa panjang yang tak pernah putus, serta harapan yang selama ini dijaga dengan penuh kesabaran.

Kemudian, Menteri Haji juga menyoroti bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki arti khusus.  Pasalnya, ini merupakan kali pertama Kementerian Haji dan Umrah menjalankan amanah penyelenggaraan haji secara penuh.



"Sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang kami emban dengan penuh kesungguhan.'' 

Di sisi lain, pemerintah juga mengakui adanya tantangan global yang menyertai pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Termasuk meningkatnya dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang menimbulkan kekhawatiran. Meski demikian, pemerintah memastikan akan terus hadir memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jamaah. 



Koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah selama berada di Tanah Suci.

Hal tersebut, lanjut Gus Irfan, merupakan arahan langsung dari Presiden yang menekankan bahwa keselamatan jamaah menjadi prioritas utama.

"Kami ingin Bapak dan Ibu berangkat dengan tenang, fokus beribadah, serahkan hal-hal di luar itu pada kami untuk mengikhtiarkannya sebaik-baik mungkin," imbuhnya.



"Bagi jamaah yang sabar, yang penuh keikhlasan dan semangat, karena haji bukan hanya hubungan kita dengan Allah, tetapi juga hubungan bagaimana kita dengan sesama manusia," sambungnya.

Yang tak kalah pentingnya lagi, Menteri Haji juga mengingatkan bahwa ibadah haji tidak hanya menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mencerminkan hubungan antarsesama, yang menuntut kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian.

Untuk diketahui, sebanyak 391 jamaah haji dari kloter pertama embarkasi Cipondoh resmi diberangkatkan. Seluruh jamaah dinyatakan siap, baik secara fisik maupun mental.

"Semoga seluruh jamaah haji bisa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan. Semoga seluruh rangkaian ibadah dapat diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan semoga Bapak Ibu sekalian bisa kembali ke tanah air dengan sehat," tukasnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: