Menteri Agama dan Walikota Bengkulu Lepas Satwa di Danau Dendam Tak Sudah
Menteri Agama dan Walikota Bengkulu Lepas Satwa di Danau Dendam Tak Sudah-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - - ​Kawasan Danau Dendam Tak Sudah menjadi saksi aksi kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah pusat dan daerah pada Kamis (23/4). Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pelepasan satwa endemik berupa burung serta penebaran ribuan bibit ikan ke dalam danau.
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan kekayaan alam yang ada di Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Upaya Humanis Pemkot Bengkulu, Tertibkan Pengemis untuk Disalurkan ke Program Bantuan
​Menteri Agama RI Nasaruddin Umar hadir langsung memimpin kegiatan ini didampingi oleh Walikota Bengkulu, Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini, bersama jajaran Forkopimda, menunjukkan bahwa isu lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama yang melintasi berbagai sektor.
Suasana di lokasi terasa sejuk dan penuh semangat kebersamaan saat satu per satu burung dilepaskan kembali ke habitat aslinya.
BACA JUGA:Ini Cara Alami Menghilangkan Bau Saluran Air di Kamar Mandi
​Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan bahwa menjaga kelestarian alam bukan sekadar tugas teknis, melainkan bagian dari nilai keimanan. Beliau menyampaikan bahwa merawat lingkungan adalah wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Oleh karena itu, upaya seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar dampaknya terasa lebih luas.
​Sementara itu, Walikota Dedy Wahyudi turut menyoroti pentingnya Danau Dendam Tak Sudah sebagai ikon daerah yang memiliki nilai ekologis dan historis yang sangat tinggi. Ia berharap kegiatan ini mampu memicu kesadaran warga sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian danau.
Menurutnya, menjaga habitat satwa saat ini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak cucu kelak.
​Kegiatan yang berlangsung santai namun sarat makna ini ditutup dengan harapan agar ekosistem di kawasan tersebut tetap terjaga dari kerusakan. Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, diharapkan kawasan konservasi di Bengkulu dapat terus berkembang menjadi paru-paru kota yang sehat. Aksi ini menjadi pengingat lembut bagi semua pihak bahwa alam yang terjaga akan memberikan manfaat kembali kepada manusia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
