Kota Bengkulu Lakukan Gotong Royong Data dan Aksi Nyata Demi Target Zero Waste 2029

Kota Bengkulu Lakukan Gotong Royong Data dan Aksi Nyata Demi Target Zero Waste 2029

Kota Bengkulu Lakukan Gotong Royong Data dan Aksi Nyata Demi Target Zero Waste 2029-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id - ​Dalam sebuah pertemuan hangat di ruang Hidayah I  Pemkot Bengkulu duduk bersama para ahli lingkungan untuk membahas masa depan kebersihan kota.

Agenda utama kali ini adalah mematangkan rencana aksi pengelolaan sampah sebagai panduan kerja tahun 2025-2028. Suasananya cukup santai namun tetap serius, mencerminkan semangat kolaborasi untuk membenahi sistem persampahan yang ada agar lebih modern dan terintegrasi.

BACA JUGA:Genjot PAD, Pemprov Bengkulu Gulirkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan hingga Agustus



​Satu hal menarik yang dibahas adalah pentingnya pencatatan data yang akurat. Seringkali, fasilitas pengelolaan sampah sudah tersedia di lapangan, namun karena pendataan yang kurang tertib, hasil kerja keras pemerintah tidak tercermin secara maksimal dalam angka penilaian nasional.

Oleh karena itu, perbaikan data menjadi prioritas utama dalam dua bulan ke depan sebelum verifikasi Adipura dimulai pada bulan Juni.

​Veronica dari KLHK memberikan masukan segar mengenai pelibatan sektor pendidikan. Ia menyarankan agar sekolah-sekolah di Bengkulu mulai aktif membentuk bank sampah melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Dengan cara ini, kebiasaan memilah sampah bisa ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, sekaligus membantu menginventarisir pergerakan sampah yang ada di lingkungan sekolah.

​"Masalah di daerah seringkali adalah fasilitasnya ada, tapi datanya tidak tercatat. Akibatnya, nilai capaian tetap kecil. Mengingat verifikasi Adipura dimulai Juni mendatang, kita punya waktu dua bulan untuk melakukan perbaikan data dan menyusun rencana aksi konkrit menuju target zero waste 2029," kata Veronica.

​Rapat tersebut diakhiri dengan komitmen kuat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menginventarisir anggaran masing-masing. Harapannya, rencana aksi yang disusun oleh Dinas Lingkungan Hidup ini akan menjadi kompas bagi semua pihak.

Dengan kerja tim yang solid dan keterbukaan data, target menjadi kota yang bebas sampah pada tahun 2029 bukan lagi sekadar impian. 


 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: