Cafe Bukan Lagi Tempat Nongkrong, Tapi Kantor Kedua Anak Muda
Cafe Bukan Lagi Tempat Nongkrong, Tapi Kantor Kedua Anak Muda-Poto ilustrasi-
Penulis: Disman tono
Mahasiswa Jurnalistik S1, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Radar Bengkulu online - Beberapa tahun lalu, cafe identik dengan tempat ngobrol santai atau sekadar menikmati kopi. Namun hari ini, fungsinya berubah drastis. Bagi banyak mahasiswa dan pekerja remote, cafe telah menjadi ruang kerja kedua — tempat mencari fokus, ide, sekaligus suasana baru.
Fenomena “nugas di cafe” bukan lagi tren sementara. Laptop, headset, charger, dan secangkir kopi kini menjadi pemandangan umum hampir di setiap coffee shop modern. Banyak cafe bahkan sengaja mendesain ruang mereka agar ramah untuk laptopan: Wi-Fi cepat, colokan banyak, meja luas, dan pencahayaan nyaman.
Mengapa cafe begitu diminati untuk belajar dan bekerja?
BACA JUGA:Semangat HUT Kabupaten Kaur ke - 23, Bupati Kaur : Satukan Tekad Bangun Daerah Lebih Maju
Jawabannya bukan sekadar kopi. Banyak anak muda merasa suasana cafe membantu mereka lebih produktif dibanding di rumah. Ada yang merasa lebih fokus karena melihat orang lain bekerja. Ada juga yang menganggap suasana cafe memberi “tekanan sosial positif” sehingga mereka terdorong menyelesaikan tugas.
Di sisi lain, rumah sering dipenuhi distraksi. Kasur terlalu dekat, notifikasi media sosial sulit dihindari, dan suasana monoton membuat produktivitas cepat turun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
