Ini Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Selebrasi Jude Bellingham usai buka keunggulan bagi Inggris atas Panama dalam laga matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026, Minggu 28 Juni 2026-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - Fase grup Piala Dunia 2026 telah berakhir dan seluruh bagan babak 32 besar resmi terbentuk. Untuk pertama kalinya sejak format turnamen diperluas menjadi 48 peserta, sebanyak 32 tim akan bersaing di fase gugur demi memperebutkan tiket ke babak 16 besar.
Seperti dikutip dari laman harian disway, sebanyak 16 pertandingan akan digelar mulai 28 Juni hingga 4 Juli 2026 (WIB). Mulai fase ini, tidak ada lagi ruang untuk kesalahan karena setiap pertandingan menggunakan sistem gugur. Selain mengetahui lawan pertama, seluruh tim juga sudah bisa memetakan jalur mereka menuju perempat final, semifinal, hingga final.
BACA JUGA:Bukti Peduli, Bupati Kaur Gusril Pausi Hadiri Pesta Pernikahan Warga di Desa Selika dan Talang Tais
Berdasarkan bagan resmi FIFA, Argentina dan Brasil berada di sisi bracket yang berbeda. Sehingga, keduanya hanya bisa bertemu jika sama-sama mencapai final. Sementara itu, sejumlah duel besar juga berpotensi tercipta lebih awal, termasuk kemungkinan pertemuan Portugal kontra Spanyol maupun Inggris menghadapi Brasil.
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar (WIB)
Seluruh waktu berikut merupakan konversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB):
Senin, 29 Juni
02.00 WIB – Afrika Selatan vs Kanada
Selasa, 30 Juni
00.00 WIB – Brasil vs Jepang
03.30 WIB – Jerman vs Paraguay
08.00 WIB – Belanda vs Maroko
Rabu, 1 Juli
00.00 WIB – Pantai Gading vs Norwegia
04.00 WIB – Prancis vs Swedia
08.00 WIB – Meksiko vs Ekuador
23.00 WIB – Inggris vs Republik Demokratik Kongo
Kamis, 2 Juli
03.00 WIB – Belgia vs Senegal
07.00 WIB – Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Jumat, 3 Juli
02.00 WIB – Spanyol vs Austria
06.00 WIB – Portugal vs Kroasia
10.00 WIB – Swiss vs Aljazair
Sabtu, 4 Juli
01.00 WIB – Australia vs Mesir
05.00 WIB – Argentina vs Cape Verde
08.30 WIB – Kolombia vs Ghana
Untuk duel pertama mempertemukan Jerman menghadapi Paraguay, sementara Prancis akan berhadapan dengan Swedia. Pemenang kedua pertandingan tersebut akan saling bertemu di babak 16 besar, sehingga duel sesama raksasa Eropa antara Jerman dan Prancis berpotensi terjadi lebih cepat jika keduanya sama-sama lolos.
Sedangkan di jalur yang sama, Afrika Selatan akan menghadapi Kanada, sedangkan Belanda ditantang Maroko. Pemenang dari kedua pertandingan itu juga akan saling bertemu di babak 16 besar. Jika Belanda mampu melewati Maroko, De Oranje berpeluang menghadapi Kanada atau Afrika Selatan untuk memperebutkan satu tempat di perempat final.
Bagian bawah sisi kiri juga tidak kalah menarik. Portugal akan menghadapi Kroasia, sedangkan Spanyol ditantang Austria. Kedua pemenang akan langsung bertemu di babak 16 besar, membuka peluang terciptanya duel akbar Semenanjung Iberia antara Portugal dan Spanyol.
Sementara itu, Amerika Serikat akan melawan Bosnia-Herzegovina, sedangkan Belgia menghadapi Senegal. Pemenang kedua laga tersebut akan saling berhadapan di babak 16 besar untuk memperebutkan tiket ke delapan besar. Apabila seluruh unggulan mampu melaju sesuai prediksi, sisi kiri bracket berpotensi menghadirkan perempat final yang mempertemukan Prancis vs Belanda serta Portugal/Spanyol vs Belgia.
Bahkan, semifinal dari sisi ini bisa saja mempertemukan salah satu raksasa Eropa seperti Prancis, Belanda, Portugal, Spanyol, atau Belgia sebelum memperebutkan tiket menuju final.
Sisi Kanan Bracket: Argentina dan Brasil Berada di Jalur Berbeda, Big Match Mengintai
Sisi kanan bracket juga dipenuhi pertandingan menarik, diawali duel Brasil melawan Jepang.
Pemenangnya akan menghadapi pemenang laga Pantai Gading kontra Norwegia pada babak 16 besar.
Di jalur yang sama, Meksiko sebagai salah satu tuan rumah akan menghadapi Ekuador, sementara Inggris ditantang Republik Demokratik Kongo. Pemenang dua pertandingan tersebut akan saling bertemu di babak 16 besar.
Kalau Brasil dan Inggris sama-sama lolos hingga perempat final, keduanya berpeluang bertemu dalam salah satu pertandingan paling dinanti di fase gugur. Bagian bawah sisi kanan dihuni sang juara bertahan Argentina, yang akan mengawali perjuangannya melawan kejutan turnamen Cape Verde. Jika berhasil lolos, Lionel Scaloni dan anak asuhnya akan menghadapi pemenang laga Australia melawan Mesir di babak 16 besar.
Di jalur lain, Swiss akan menghadapi Aljazair, sedangkan Kolombia bertemu Ghana. Pemenang kedua laga tersebut akan saling berhadapan di babak 16 besar untuk memperebutkan satu tempat di perempat final. Apabila Argentina berhasil melangkah mulus, Albiceleste berpotensi bertemu Swiss, Kolombia, Aljazair, atau Ghana di babak perempat final.
Yang menarik, posisi bracket membuat Argentina dan Brasil berada di sisi yang berbeda, sehingga dua raksasa Amerika Selatan itu baru bisa bertemu apabila sama-sama berhasil mencapai partai final Piala Dunia 2026. Hal tersebut membuat peluang terciptanya final impian antara Argentina melawan Brasil masih tetap terbuka, meski keduanya harus melewati lima pertandingan berat lebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
