Ini Dia Cara Menanam Sawi Hijau di Polybag

Ini Dia Cara Menanam Sawi Hijau di Polybag

Cara Menanam Sawi Hijau di Polybag hingga Panen dalam 36 Hari-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Jakarta  - Sawi hijau merupakan salah satu sayuran yang cukup mudah ditanam di rumah. Selain memiliki tekstur renyah dan kerap digunakan dalam berbagai hidangan. Seperti mi ayam, bakso, hingga nasi goreng, sawi hijau juga dapat dibudidayakan menggunakan polybag tanpa membutuhkan lahan yang luas.

Seperti dikutip dari laman disway.id, proses penanaman dapat dimulai dari penyemaian benih hingga pemanenan.
Dengan tahapan dan perawatan yang tepat, sawi hijau dapat dipanen sekitar 36 hari, terdiri dari kurang lebih 15 hari masa penyemaian dan 21 hari setelah dipindahkan ke media tanam. Dikutip dari kanal YouTube Tanam Menanam, berikut tahapan menanam sawi hijau di polybag dari benih hingga siap dipanen.

BACA JUGA:Sidang Tahunan DPR/MPR Digelar 14 Agustus 2026

1. Semai Benih Sawi Hijau
Untuk langkah pertama adalah menyiapkan media untuk menyemai benih. Gunakan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Aduk kedua bahan hingga tercampur secara merata, kemudian masukkan media tersebut ke dalam wadah penyemaian. Setelah itu, basahi media menggunakan air.

Lalu, taburkan benih sawi secukupnya di atas permukaan media yang sudah lembab. Sebaiknya benih diberikan jarak agar pertumbuhannya tidak terlalu berhimpitan.  Setelah benih selesai ditaburkan, tutup kembali menggunakan media tanam secara tipis. Cara ini dilakukan agar benih tidak mudah berhamburan saat dilakukan penyiraman. Media kemudian dapat disiram kembali secukupnya untuk memastikan kondisinya tetap lembap.

2. Siapkan Media Tanam di Polybag
Sambil menunggu benih tumbuh, siapkan media tanam untuk polybag. Campuran yang digunakan terdiri dari tanah, kompos, sekam mentah, dan arang sekam. Dalam praktik ini, komposisinya menggunakan dua bagian tanah, satu bagian kompos, satu bagian sekam mentah, dan satu bagian arang sekam.

Kemudian, seluruh bahan  diaduk hingga tercampur rata.  Siapkan polybag berukuran 20 dan masukkan campuran media tanam tersebut ke dalamnya. Setelah media siap, tempatkan polybag di lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh agar tanaman memperoleh cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan.


3. Pindahkan Bibit Sawi
Sedangkan bibit sawi umumnya sudah dapat dipindahkan ketika berusia sekitar 12–15 hari setelah semai. Sebelum proses pemindahan, basahi terlebih dahulu media tanam. Setelah itu, buat lubang tanam pada polybag.

Ambil bibit sawi secara perlahan. Usahakan akar tidak banyak yang patah ketika bibit dicabut dari media semai. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam, kemudian pastikan posisi tanaman berdiri dengan baik. Setelah seluruh bibit ditanam, lakukan penyiraman menggunakan air secukupnya.

4. Perawatan Sawi Setelah Tanam
Memasuki sekitar satu minggu setelah penanaman, daun sawi mulai melebar dan tunas-tunas baru mulai bermunculan.
Pada tahap ini, daun bagian paling bawah yang sudah tidak diperlukan dapat dipangkas. Pemupukan juga mulai dilakukan. Salah satu pupuk yang digunakan adalah urea dengan dosis satu sendok makan yang dilarutkan ke dalam 10 liter air. 

Larutan tersebut kemudian disiramkan ke tanaman setiap empat atau lima hari sekali. Selain urea, pupuk lain seperti NPK 16-16 atau KNO merah juga dapat digunakan sesuai kebutuhan tanaman dan petunjuk penggunaan produknya.


5. Lindungi Tanaman dari Hama
Untuk tanaman sawi juga perlu diperhatikan dari serangan organisme pengganggu tanaman atau OPT. Dalam perawatan yang dicontohkan, tanaman disemprot menggunakan pestisida setiap empat atau lima hari sekali untuk membantu melindunginya dari gangguan hama. 

Sedangkan untuk penggunaan pestisida sebaiknya tetap mengikuti dosis, aturan penggunaan, serta masa tunggu yang tercantum pada label produk.

6. Penyiraman Secara Rutin
Memasuki dua minggu setelah tanam, ukuran daun sawi akan semakin besar. Penyiraman dapat dilakukan secara rutin, terutama pada pagi dan sore hari dengan menyesuaikan kondisi media serta cuaca agar tanaman tidak kekurangan air maupun tergenang.

Penyiraman juga dapat dilakukan secara bergantian dengan menggunakan air cucian beras, seperti yang diperagakan dalam metode tersebut.

7. Sawi Mulai Siap Dipanen
Sekitar tiga minggu setelah dipindahkan ke polybag, tanaman sawi hijau akan semakin tinggi dengan daun yang semakin lebar. Pada kondisi tersebut, sawi sudah dapat mulai dipanen. Pemanenan dapat dilakukan dengan dua cara, yakni mencabut tanaman dari media atau memotong bagian bawah tanaman.

Jika dihitung sejak penyemaian, proses dari benih hingga panen membutuhkan waktu sekitar 36 hari, yakni kurang lebih 15 hari untuk masa semai dan 21 hari setelah tanaman dipindahkan ke polybag.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: