Bupati Mukomuko Terima Penghargaan UKPBJ Proaktif
Bupati Mukomuko, Choirul Huda sedang menerima penghargaan UKPBJ Proaktif-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Mukomuko – Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali mencatatkan capaian positif dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Kali ini, Kabupaten Mukomuko menerima Piagam Penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas keberhasilan memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel (9/9) untuk mencapai Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif).
Seperti dikutip dari laman mukomukokab.go.id, Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam rangkaian Rapat Koordinasi SDM dan UKPBJ Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LKPP . Kabupaten Mukomuko menjadi salah satu pemerintah daerah penerima Penghargaan UKPBJ Proaktif bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah lainnya.
BACA JUGA:Gempa Susulan di NTT Terjadi 995 Kali, Korban Meninggal Bertambah Jadi 53 Jiwa
Untuk piagam penghargaan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kepala LKPP, Sarah Sadiqa, dengan tanggal penerbitan 16 Juni 2026. Dalam piagam tersebut disebutkan bahwa penghargaan diberikan atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel untuk mencapai Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif).
Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam membangun kelembagaan pengadaan barang dan jasa yang semakin profesional, terukur, dan berorientasi pada penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.
Sementara itu, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya UKPBJ Kabupaten Mukomuko dalam meningkatkan kematangan kelembagaan menuju Pusat Keunggulan Pengadaan Barang/Jasa (PKP-BJ) Proaktif.
Lebih lanjut dikatakannya, pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak semata-mata merupakan proses administratif, tetapi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Bagi Pemerintah Kabupaten Mukomuko, pengadaan barang dan jasa bukan hanya merupakan proses administratif, tetapi merupakan bagian penting dalam mendukung pencapaian pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan penggunaan anggaran daerah berlangsung secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujar Bupati.
Kemudian Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus memperkuat kelembagaan UKPBJ, sumber daya manusia, tata kelola, proses bisnis, manajemen risiko, pengelolaan kinerja, manajemen penyedia, hingga pemanfaatan sistem informasi pengadaan.
Sedangkan dukungan tersebut juga diarahkan agar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko agar dapat berkolaborasi secara optimal dengan UKPBJ serta menjadikan pengadaan barang dan jasa sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Choirul Huda menilai pencapaian UKPBJ Level 3 Proaktif bukan merupakan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan pengadaan. Ia mendorong jajaran UKPBJ Kabupaten Mukomuko untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, inovasi, dan kualitas pelayanan.
"Jangan berhenti pada pencapaian level kematangan, tetapi jadikan kematangan UKPBJ sebagai budaya kerja yang berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko, paparnya, akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan UKPBJ dan peningkatan kematangan kelembagaan, sekaligus memperkuat sinergi dengan LKPP Republik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
