172.484 Guru Honorer Bakal Diangkat Jadi ASN

 172.484 Guru Honorer Bakal Diangkat Jadi ASN

172.484 Guru Honorer Bakal Diangkat Jadi ASN-tim redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Jakarta  - Peringatan Bulan Guru Nasional 2026 membawa angin segar yang paling ditunggu oleh ratusan ribu guru non-ASN di seluruh Indonesia. 

Seperti dikutip dari laman disway.id, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar memberikan apresiasi kata-kata, melainkan jaminan kepastian status dan kesejahteraan.

BACA JUGA: Kemendikdasmen Diminta Musnahkan Dokumen, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah

 

Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, ada sebanyak 172.484 guru non-ASN yang saat ini aktif mengajar akan dialihkan bertahap menjadi ASN. ''Pengangkatan ini memanfaatkan kuota formasi total sebanyak 464.840 yang disiapkan pemerintah," ujar Nunuk, di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.

 

Khusus bagi guru non ASN yang berusia 35 tahun ke atas, pemerintah membuka ruang khusus melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

"Semua boleh ikut, asal memenuhi syarat. Yang berusia 35 tahun ke atas dikasih kesempatan P3K. Jadi, tetap ada ruang bagi mereka untuk jadi ASN," terang Nunuk Suryani.

 

Sedangkan syarat utamanya adalah telah berijazah S1. Adapun guru yang belum S1 dialokasikan mengikuti Pendidikan Kesetaraan Akademik (PKA) terlebih dahulu. Sementara bagi yang sudah memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik), prosesnya akan jauh lebih mudah.

 

Yang paling menenangkan, Mendikdasmen Abdul Mu'ti memberikan jaminan tegas bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pangkas jam mengajar bagi 172 ribu lebih guru non-ASN tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: