Saling Memaafkan, Dandim dan Mitra Material Sepakat Tuntaskan KDKMP Mukomuko

Saling Memaafkan, Dandim dan Mitra Material Sepakat Tuntaskan KDKMP Mukomuko

Saling Memaafkan, Dandim dan Mitra Material Sepakat Tuntaskan KDKMP Mukomuko-Ist-

 

 

RADAR BENGKULU MUKOMUKO – Berakhirnya polemik pengaduan terhadap Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letkol Inf. Yokki Firmansyah, diharapkan menjadi awal semangat baru dalam menyukseskan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mukomuko.

BACA JUGA:Luruskan Kesalahpahaman, Mitra Proyek Cabut Pengaduan dan Minta Maaf kepada Dandim Mukomuko

Setelah saling memaafkan, pihak penyedia material yang sebelumnya mengadukan Dandim akhirnya mencabut laporan. Mereka menyadari bahwa persoalan pembayaran material proyek bukan merupakan kesalahan Dandim, mengingat tidak terdapat hubungan kontrak langsung antara Kodim dengan para pemasok material tersebut.

Lebih dari sekadar mengakhiri kesalahpahaman, pertemuan dan rekonsiliasi tersebut melahirkan komitmen positif. Dandim 0428/Mukomuko bersama pihak penyedia material sepakat untuk kembali membangun komunikasi dan bekerja sama dalam menuntaskan pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko.

Kesepakatan ini menjadi pesan penting bahwa perbedaan dan persoalan yang sempat terjadi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi kepentingan yang jauh lebih besar, yakni menyukseskan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

 

150 KDKMP, Harapan Besar Ekonomi Masyarakat Mukomuko

Kabupaten Mukomuko memiliki potensi besar dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih. Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat 150 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran program tersebut, tersebar di 15 kecamatan.

Perkembangan pembangunan juga menunjukkan kemajuan. Berdasarkan laporan Pemerintah Kabupaten Mukomuko per 5 Agustus 2026, sebanyak 90 bangunan Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun, sedangkan 60 bangunan lainnya masih dalam proses penyelesaian fisik.

Artinya, penyelesaian seluruh pembangunan masih menjadi pekerjaan bersama yang membutuhkan dukungan, koordinasi, dan komitmen semua pihak.

Kehadiran KDKMP bukan sekadar membangun gedung, memasang papan nama, atau menghadirkan bangunan baru di tengah desa. Lebih dari itu, koperasi ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tempat memperkuat usaha kecil, memperluas akses kebutuhan pokok, sekaligus membuka peluang pemasaran produk unggulan desa.

Dengan tersebarnya 150 KDKMP di 15 kecamatan, masyarakat Mukomuko memiliki harapan besar untuk membangun kekuatan ekonomi dari desa sendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: