BENGKULU, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar menyebut Bahasa Enggano terancam punah.
Hal itu disampaikannya dihadapan ratusan guru yang mengikuti Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah, yang diadakan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu tadi siang (9/5). Salah satu bahasa daerah yang kritis, diambang potensi kepunahannya itu besar itu adalah di Pulau Enggano. Kenapa demikian? Salah satu faktornya dilihat dari sisi populasi masyarakatnya. Memang, lanjutnya, dari populasi jumlah penduduk Enggano, orang-orang asli jumlahnya memang sedikit. Bayangkan, satu pulau itu saja sekitar 4 ribuan orang. BACA JUGA:Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Latih 255 Orang Guru untuk Melestarikan Bahasa Daerah ''Kita enggak tahu berapa persen jumlah pastinya. Paling-paling maksimal kita 30%. Nah bayangkan 30% kalaupun misalnya di situ ada 4000 tadi. Artinya, ada sekitar 1.200 orang yang masih bisa menggunakan Bahasa Enggano. Bisa kita bayangkan, 30 persen itu hanya generasi tua saja. Dan itu pasti kita bisa pastikan generasi-generasi yang memang dewasa yang sudah dewasa bukan pada tataran anak-anak, usia sekolah. Nah, disinilah letak tantangan terbesar kita," katanya. BACA JUGA:Catatan Kaki : Saluran Gembira Anak SMA Menurut Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, di Provinsi Bengkulu memiliki tiga bahasa. Yakni bahasa Rejang, Bahasa Enggano dan Bahasa Melayu Bengkulu. Seiring kemajuan zaman, teknologi pengaruh asing mudah masuk. Kita khawatirkan terkikisnya bahasa daerah. Tentu harus ada langkah konkret agar bahasa daerah tetap terjaga dan lestari. BACA JUGA:Kaget, Pemuda Dusun Tengah Gantung Diri di Pohon Manggis, Akhirnya Begini Jika tak diantisipasi, lanjutnya, suatu saat nanti bahasa daerah akan terkikis. Akan hilang dengan kemajuan zaman dengan pergaulan. Apalagi yang menjadi tantangan terbesar juga terkait Bahasa Enggano, bahasa asli masyarakat Pulau Enggano yang terancam punah. Khairil mengatakan, ancaman terkikisnya bahasa Daerah Enggano itu juga sudah didepan mata. Apalagi memang nanti program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan kabupaten Bengkulu Utara Pulau Enggano ini benar-benar akan dikembangkan menjadi Pulau wisata. Bisa dibayangkan sama-sama oleh kita sekalian. Ketika Pulau Enggano benar-benar terbuka untuk orang luar, nanti akan ada pertemuan ekonomi yang akan semakin tinggi, semakin banyak orang luar yang membawa bahasa, kultur dari luar. Ancaman itu sudah diproyeksikan oleh Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu. BACA JUGA: Cuaca Ekstrem , Walikota Bengkulu Imbau Warga Begini "Kita sangat berterimakasih pada Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu yang tahun ini menargetkan Bahasa Daerah Eggano itu direvitalisasi. Upaya itu untuk memastikan dan mengupayakan bahwa bahasa yang dari itu kita akan tetap terjaga dan akan tetap ada selamanya.'' BACA JUGA:Usul Naik Pangkat, Puluhan Anggota Polres Mukomuko BACA JUGA:Angin Kencang, Rumah Warga Tertimpa Pohon, Listrik PLN Padam Khairil mengatakan, ke depan antara Kantor Bahasa dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dengan melibatkan seluruh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kota. Nanti, untuk memastikan adanya satu regulasi atau upaya hukum yang akan memastikan bahwa bahasa daerah Bengkulu ini tetap akan terjaga melalui penyusunan dan penerbitan Peraturan Gubernur. Dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati/ Walikota. BACA JUGA:Bertahap, Layanan Kantor Cabang dan ATM BSI Kembali Pulih Upaya regulasi peraturan itu adalah untuk memastikan keberadaan bahasa daerah di Provinsi Bengkulu bisa tetap terjaga dan terpelihara dengan baik. "Cita-cita kita tentu tidak sampai ke Pergub saja, tetapi juga nanti kita upayakan bisa sampai ke Peraturan Daerah. Sehingga ada payung hukum melindungi dan melestarikan bahasa daerah yang betul-betul kuat, " jelasnya. BACA JUGA:Ikut Berduka, Pemprov Kunjungi Rumah Korban Pohon TumbangBahasa Enggano Bengkulu Terancam Punah
Selasa 09-05-2023,21:33 WIB
Reporter : Raditya Farosta
Editor : Yar Azza
Tags : #pemprov bengkulu
#pelatihan guru master revitalisasi bahasa daerah
#orang-orang asli jumlahnya memang sedikit
#khairil anwar
#hal itu disampaikannya dihadapan ratusan guru
#diadakan kantor bahasa provinsi bengkulu
#bahasa enggano terancam punah
#asisten 1 bidang pemerintahan dan kesra
Kategori :
Terkait
Selasa 09-06-2026,19:17 WIB
Gedor Stunting dan Kemiskinan, Pemprov Bengkulu Siap Bangun Sentra Komando
Selasa 09-06-2026,19:10 WIB
Rakor dengan BPS, Pemprov Bengkulu Siap Sukseskan Sensus Ekonomi Demi Tekan Pengangguran
Minggu 07-06-2026,17:58 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Hangat Kepulangan Jamaah Haji Kloter 2 Padang
Minggu 07-06-2026,17:52 WIB
Studi Tiru ke Sumbar, Pemprov Bengkulu Matangkan Optimalisasi Pajak Air Permukaan Sektor Sawit
Jumat 05-06-2026,17:20 WIB
Pemprov Bengkulu Bakal Sulap Eks Lahan HGU PT BRI Jadi Fasilitas Umum
Terpopuler
Sabtu 15-08-2026,04:00 WIB
MBG Dapat Jatah Rp 240 Triliun, Anggaran Pendidikan RAPBN 2027 Capai Rp 820,9 Triliun
Jumat 14-08-2026,20:35 WIB
52 Tim Ramaikan Maje-Nasal Cup 2026, Bupati Kaur Tambah Hadiah Juara Jadi Rp4 Juta
Sabtu 15-08-2026,01:00 WIB
Ini Cara Membuat Soto Padang, Kuliner Khas Minangkabau yang Mendunia
Sabtu 15-08-2026,05:00 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Usul Dapur MBG Dikembalikan ke Sekolah
Jumat 14-08-2026,20:34 WIB
Pidato Kenegaraan Jadi Momentum Refleksi Kemerdekaan dan Semangat Membangun Kaur
Terkini
Sabtu 15-08-2026,16:11 WIB
Donald Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Sabtu 15-08-2026,10:10 WIB
Dampak Gempa M7,7 di NTT, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Bangunan Rusak
Sabtu 15-08-2026,05:00 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Usul Dapur MBG Dikembalikan ke Sekolah
Sabtu 15-08-2026,04:00 WIB
MBG Dapat Jatah Rp 240 Triliun, Anggaran Pendidikan RAPBN 2027 Capai Rp 820,9 Triliun
Sabtu 15-08-2026,01:00 WIB