RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Program strategis Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah terkait dengan penguatan kelembagaan TNI, yaitu peningkatan status Korem Bengkulu menjadi Kodam Bengkulu mulai terwujud.
BACA JUGA:Inilah Kisahnya Fatmawati dan Bung Karno di Bengkulu (18) - Ikut Menjaga Pameran Kerajinan Sekolah Hal ini ditandai dengan kehadiran dan koordinasi Tim Peninjau Kesiapan Pembentukan dan Pembangunan Kodam Bengkulu dari Mabes AD. Rombongan ini diterima jajaran teknis Pemprov Bengkulu, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (13/07). BACA JUGA:Wow! Indahnya Bundaran Fadhilah di Depan Bank Indonesia Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo mengatakan, Provinsi Bengkulu menjadi salah satu daerah dari 22 provinsi yang akan dibangun Komando Daerah Militer (Kodam) dalam waktu dekat. Untuk itu koordinasi yang dilakukan Mabes TNI guna memastikan berbagai kesiapan. Salah satunya kesiapan lahan pembangunan Kodam tersebut. BACA JUGA:Dewan Hakim Diminta Lebih Objektif dalam Menilai Peserta "Kami kesini untuk menindaklanjuti kebijakan Menteri Pertahanan RI. Oleh karena itu peninjauan ini akan dilanjutkan dengan perencanaan berikutnya. Tentunya peningkatan status dari Korem manjadi Kodam ini tidak lepas dari peran serta Pemprov Bengkulu," jelasnya. Lanjut Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo, terkait kesiapan Korem 041 Gamas Bengkulu menjadi Kodam Bengkulu telah memenuhi standar minimal. Hanya saja kesiapan alih status lahan diharapkan segera dilaksanakan. BACA JUGA:Tidak Viral, Ini Dia Jalan yang Membawa Bahaya di Bengkulu "Sambutan Pak Gubernur sangat positif mendukung peningkatan status ini," pungkasnya. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan, sesuai dengan program strategis yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu, terkait lahan pembangunan Kodam akan segera disiapkan. BACA JUGA:Kader Pendata BKKBN Temui 5.584.128 Keluarga di Indonesia "Kita menyambut baik hal ini. Karena, akan semakin meningkat keamanan wilayah hukum Bengkulu. Saya pastikan dengan kolaborasi dari semua pihak, pembangunan Kodam akan berjalan lancar," ungkapnya. Sementara itu, selain peningkatan status Korem menjadi Kodam, juga akan dilaksanakan peningkatan terhadap Rumah Sakit TNI yang ada di Bengkulu serta penguatan batalyon di kabupaten-kota. BACA JUGA:Kebutuhan BBM Nelayan Bengkulu Terus DimonitorKorem 041 Gamas Ditingkatkan Menjadi Kodam Bengkulu
Kamis 13-07-2023,22:55 WIB
Reporter : Adit
Editor : Yar Azza
Tags : #rohidin mersyah
#radarbengkulu.disway.id
#menjadi kodam bengkulu
#korem 041 gamas
#bengkulu
#akan ditingkatkan
Kategori :
Terkait
Jumat 05-06-2026,17:54 WIB
Penuh Haru dan Air Mata Bahagia, Jamaah Haji Kloter 2 Padang Tiba Kembali di Bengkulu
Kamis 04-06-2026,19:32 WIB
Gandeng Media Center Pemprov, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Sasar Perlindungan Pekerja Informal
Selasa 02-06-2026,17:17 WIB
Pantai Panjang Bengkulu Siap Sambut Wisatawan dengan Wajah Baru yang Lebih Bersih
Minggu 31-05-2026,19:09 WIB
Sepakat! Lima Kabupaten di Bengkulu Kembali Terapkan Harga TBS Sesuai Ketetapan Pemprov
Rabu 27-05-2026,17:38 WIB
Sapi Kurban Presiden Diserahkan di Bengkulu, Pemprov Doakan Prabowo Sukses Memimpin Indonesia
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,20:52 WIB
Sultan Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah Bengkulu 2027, 500 Mahasiswa Sudah Terakomodir
Sabtu 10-10-2026,05:00 WIB
Defisit APBN Rp 319 Triliun, Utang Pemerintah Tembus Rp 494,3 Triliun
Sabtu 10-10-2026,09:00 WIB
Masih Ditemukan, Pengawasan Penjualan Minuman Keras di Mukomuko Akan Diperketat
Sabtu 10-10-2026,10:09 WIB
Partai Poltik di DPR RI Mulai Bahas Wacana Pemakzulan Gibran
Sabtu 10-10-2026,07:00 WIB
Partai Demokrat Belum Bahas Penggunaan Hak DPR Mengenai Putusan MK Soal Gibran
Terkini
Sabtu 10-10-2026,10:09 WIB
Partai Poltik di DPR RI Mulai Bahas Wacana Pemakzulan Gibran
Sabtu 10-10-2026,09:00 WIB
Masih Ditemukan, Pengawasan Penjualan Minuman Keras di Mukomuko Akan Diperketat
Sabtu 10-10-2026,07:00 WIB
Partai Demokrat Belum Bahas Penggunaan Hak DPR Mengenai Putusan MK Soal Gibran
Sabtu 10-10-2026,05:00 WIB
Defisit APBN Rp 319 Triliun, Utang Pemerintah Tembus Rp 494,3 Triliun
Jumat 09-10-2026,20:52 WIB