Rasulullah bersabda: “Tidak ada satu orangpun diantara umatku yang tidak aku ketahui pada hari kiamat. Mereka (sahabat) bertanya, “Bagaimana engkau dapat mengetahuinya wahai Rasulullah, sedangkan engkau berada di tengah-tengah banyaknya makhluk?
Rasul SAW bersabda: “Apakah engkau dapat mengetahui sekiranya engkau memasuki setumpukan makanan yang di dalamnya terdapat sekumpulan kuda berwarna hitam pekat yang tidak dapat tertutup oleh warna lain, dan di dalamnya terdapat pula kuda putih bersih, dapatkah engkau melihatnya?”
Mereka berkata: “Seungguhnya umatku pada hari itu berwajah putih bersih karena sujud dan karena wudhu. (HR. Ahmad dengan sanad yang sahih)
Kelima, Lakukan Puasa Sunnah
“Puasa adalah benteng,” kata Rasulullah SAW. Maksudnya, puasa akan melindungi pelakunya dari jilatan api neraka di akhirat. Karena seorang muslim yang berpuasa menahan dirinya dari syahwat sebagai wujud ketaatannya pada perintah Allah, bahkan meninggalkan sesuatu yang sebenarnya mubah selama waktu berpuasa.
Rasul SAW bersabda, “Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkan karena puasa itu dari neraka selama 70 tahun.” (HR. Bukhari)
Keenam, Dzikir dan Salat Dhuha
Banyak tuntunan dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW. Semua dzikir terhampar hampir di semua amal dan aktivitas yang kita lakukan sepanjang hari. Salah satu dzikir yang mudah dan sederhana untuk dilakukan adalah ucapan subhanallah, alhamdulillah, Laa Ilaha Ilalla dan Allahu Akbar, yang nilainya sama dengan sedekah.
Rasulullah SAW bersabda, “Setiap persendian dari salah seorang diantara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah. Setiap tahmid itu sedekah. Setiap tahlil itu sedekah. Setiap takbir itu sedekah. Memerintahkan yang ma’ruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semua itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat dhuha.” (HR. Muslim)
Ketujuh, Berbakti pada Kedua Orang Tua