radarbengkuluonline.id - Satpol PP Kota Bengkulu baru saja menggelar operasi penertiban terhadap sambungan listrik ilegal yang digunakan pedagang kaki lima di badan jalan kawasan Pasar Panorama.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Bengkulu Sahat Maruliua Situmorang ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menata pasar agar lebih tertib dan aman bagi semua orang.
Petugas menemukan berbagai modus pencurian daya. Itu mulai dari menyambung kabel langsung ke tiang listrik hingga menarik kabel dari meteran gudang sejauh 120 meter. Maraknya akses listrik ilegal ini ditengarai menjadi alasan utama para pedagang tetap bertahan berjualan di area milik jalan meski dilarang.
"Kami temukan sambungan yang langsung ke kabel induk, ada yang nyambung ke PJU, bahkan ada yang menyewa gudang hanya untuk menaruh meteran agar bisa mengalirkan listrik ke jalan," tegas Sahat.
Pemerintah Kota Bengkulu bekerja sama dengan PLN langsung memutus aliran kabel-kabel semrawut tersebut demi menghindari risiko kebakaran dan korsleting. Selain faktor keamanan, langkah tegas ini diambil agar para pedagang kembali masuk dan berjualan di dalam area pasar resmi yang sudah disediakan.
"Fokus kita saat ini adalah memastikan Pasar Panorama tertib dari PKL yang memakan badan jalan," ujar Sahat menambahkan.