RADAR BENGKULU - Siapa sih yang nggak kenal Honda Beat atau Vario? Di awal tahun 2026 ini, dua motor matic ini ternyata masih mendominasi pasar motor bekas di Bumi Raflesia. Kalau kamu jalan-jalan ke deretan showroom di daerah Panorama atau Pagar Dewa, pasti pemandangan utamanya adalah barisan matic irit ini. Harganya yang stabil dan mesinnya yang bandel bikin orang Bengkulu nggak mau pindah ke lain hati.
Tren paling menarik bulan ini adalah tingginya pencarian untuk Vario 125 dan 150 generasi lama. Banyak yang bilang model lama ini punya desain yang lebih "sangar" dan mesin yang lebih pas buat jalanan Bengkulu yang naik-turun. Nggak heran, harganya pun masih cukup tinggi, bahkan ada yang menyentuh angka Rp15-18 jutaan tergantung kondisi. Kalau kamu punya unit yang mulus, siap-siap aja diserbu calon pembeli.
BACA JUGA:Tips Nego Sadis tapi Sopan , Auto Dapet Harga Spesial
Selain itu, faktor ekonomi juga jadi alasan kenapa warga Bengkulu lebih milih beli motor bekas matic daripada beli baru. Dengan cicilan yang lebih ringan atau harga cash yang terjangkau, motor matic bekas dianggap solusi paling masuk akal buat anak sekolah sampai ojek online. Apalagi sekarang urusan balik nama atau bayar pajak di Samsat Bengkulu makin praktis, jadi makin semangat orang berburu unit tangan kedua.
Tapi ingat, karena permintaannya tinggi, kamu harus ekstra teliti sebelum bayar. Jangan cuma tergiur bodi yang kinclong hasil polesan, tapi cek juga suara mesin dan kelengkapan suratnya. Pastikan platnya BD ya, biar nggak repot urus mutasi dari luar daerah. Kalau sudah dapat yang pas, motor matic bekas ini dijamin bakal jadi partner setia buat keliling Pantai Panjang tiap sore.