Dampak Jika Shock Absorber Tidak Diganti

Selasa 03-02-2026,14:06 WIB
Reporter : Tim redaksi
Editor : Tim redaksi

RADAR BENGKULU - Shock absorber yang sudah lemah namun tetap digunakan dapat menimbulkan berbagai masalah, baik dari sisi kenyamanan maupun keselamatan berkendara. Berikut dampak-dampaknya:

1. Mobil Menjadi Limbung dan Tidak Stabil

Shock absorber yang rusak tidak mampu meredam getaran dengan baik. Akibatnya, mobil terasa limbung saat menikung atau berpindah jalur, sehingga sulit dikendalikan.

2. Jarak Pengereman Bertambah

Ban tidak menapak sempurna ke permukaan jalan karena suspensi tidak bekerja optimal. Hal ini membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang dan berbahaya, terutama saat kondisi darurat.

BACA JUGA:Kapan Shock Absorber Perlu Diganti? Ini Tanda dan Waktu Idealnya

3. Ban Cepat Aus Tidak Merata

Shock absorber yang lemah menyebabkan tekanan ban tidak seimbang. Dampaknya, ban aus lebih cepat dan tidak merata, sehingga menambah biaya perawatan.

4. Kenyamanan Berkendara Menurun

Getaran berlebih, mobil terasa keras atau memantul, dan bunyi dari kaki-kaki akan sering muncul. Perjalanan jauh pun menjadi tidak nyaman bagi pengemudi dan penumpang.

5. Kerusakan Komponen Kaki-Kaki Lain

Jika shock absorber dibiarkan rusak, beban kerja komponen lain seperti bushing, ball joint, tie rod, dan per keong akan meningkat dan ikut cepat rusak.

 

6. Setir Bergetar dan Sulit Dikendalikan

Shock absorber lemah dapat menyebabkan getaran merambat ke setir, terutama saat melewati jalan tidak rata atau pada kecepatan tertentu.

Kategori :

Terkait