radarbengkuluonline.id – Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali meramaikan aktivitas ekonomi di dalam pasar rakyat.
Ajakan ini bertujuan untuk menata estetika kota sekaligus memastikan kenyamanan serta keamanan bagi pedagang maupun pembeli.
BACA JUGA:Jadi Simbol Kebahagiaan Insan Pers, Mobil Kontingen HPN dari Pemkot Bengkulu Miliki Fasilitas Mewah
Dalam kunjungannya ke salah satu pasar tradisional, Walikota menegaskan bahwa keberadaan pasar yang tertata merupakan kunci perputaran ekonomi daerah yang sehat.
Beliau mengimbau para pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan (kaki lima) untuk segera menempati los atau lapak yang telah disediakan di dalam area pasar.
BACA JUGA:Warga Senang, Pasar Murah Bantu Penuhi Kebutuhan Jelang Ramadan
Mengapa Harus di Dalam Pasar?
Walikota memaparkan beberapa poin penting terkait gerakan kembali ke dalam pasar ini:
Kenyamanan Transaksi: Dengan berjualan di dalam pasar, pedagang dan pembeli terlindungi dari cuaca panas dan hujan, serta terhindar dari debu jalanan.
Kelancaran Lalu Lintas: Pedagang yang menempati area dalam pasar akan sangat membantu mengurangi kemacetan yang sering terjadi akibat tumpahan barang dagangan di bahu jalan.
Kebersihan Lingkungan: Sampah pasar akan lebih mudah dikelola oleh petugas kebersihan jika aktivitas terpusat di dalam area pasar, sehingga lingkungan sekitar tetap asri.
"Kami ingin pasar kita tidak hanya menjadi tempat transaksi, tapi juga tempat yang nyaman untuk dikunjungi. Jika pedagang tertib di dalam dan masyarakat ramai belanja di sana, ekonomi warga Bengkulu akan tumbuh lebih kuat dan kota kita jadi lebih rapi," ujar Walikota.
Pemerintah Kota Bengkulu juga berkomitmen untuk terus memperbaiki fasilitas pasar. Mulai dari perbaikan drainase, akses jalan masuk, hingga penerangan. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa lebih aman dan betah saat berbelanja kebutuhan pokok.
Walikota juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tokoh masyarakat untuk memberikan contoh dengan selalu berbelanja di pasar tradisional sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.