Langkah Antisipasi agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa

Rabu 11-03-2026,18:40 WIB
Reporter : radar
Editor : radar

 

RADAR BENGKULU, PADANG - Menahan lapar mungkin terasa berat, tapi bagi sebagian orang justru rasa haus yang lebih menyiksa saat puasa.

Seperti dikutip dari laman sumbar disway.id, tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, badan lemas, semuanya bisa muncul bahkan sebelum waktu berbuka tiba. Padahal, rasa haus berlebih sebenarnya bisa dicegah sejak waktu sahur dan berbuka.

Menariknya, bukan cuma soal minum air putih sebanyak-banyaknya, tetapi juga bagaimana cara mengatur pola makan, pilihan minuman, hingga kondisi lingkungan sekitar.

Nah, berikut beberapa strategi yang bisa membantu puasa terasa lebih nyaman dan tidak cepat dehidrasi.

 

1. Kurangi Makanan Manis Berlebihan Saat Sahur dan Berbuka

Menikmati kolak, sirup, es manis, hingga dessert memang menggoda. Namun, konsumsi gula berlebih justru bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus.

Namun, gula yang tinggi memicu lonjakan kadar gula darah secara cepat. Setelah itu, tubuh akan menarik cairan lebih banyak dari sel untuk menyeimbangkan kadar tersebut.

Dampaknya? Tenggorokan terasa lebih kering dan tubuh seperti kekurangan cairan. Bukan berarti harus menghindari sepenuhnya, tetapi batasi porsinya dan imbangi dengan air putih yang cukup.

BACA JUGA:Warisan UU Cipta Kerja Bikin Konflik Agraria Makin Berdarah

2. Batasi Minuman Berkafein

Minum air teh dan kopi memang jadi teman favorit setelah berbuka. Namun, kafein memiliki efek diuretik, yaitu meningkatkan produksi urine sehingga cairan tubuh lebih cepat keluar.

Kalau dikonsumsi berlebihan, risiko dehidrasi saat siang hari bisa meningkat. Masih boleh menikmati kopi atau teh, asalkan tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan air putih yang cukup. Bagi yang punya masalah lambung seperti maag atau GERD, konsumsi kafein juga sebaiknya lebih diperhatikan.

 

Kategori :