Pemkot Bengkulu Perluas Layanan Skrining dan Pengobatan HIV

Jumat 10-04-2026,18:19 WIB
Reporter : Riski
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id - ​Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen memperkuat penanggulangan HIV dengan memperluas jangkauan layanan kesehatan. Saat ini, sebanyak 20 Puskesmas di Kota Bengkulu sudah mampu melaksanakan skrining HIV secara mandiri.

Langkah ini didukung pula oleh ketersediaan layanan di enam rumah sakit pemerintah, lima rumah sakit swasta, serta 31 klinik yang turut berperan aktif dalam deteksi dini untuk memberikan dukungan medis terbaik bagi warga.

BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Komisi XIII DPR RI Gelar Kunjungan Kerja ke Bengkulu


​Dari total fasilitas yang ada, tercatat 21 titik layanan kesehatan sudah siap memberikan pengobatan HIV secara intensif. Fasilitas tersebut mencakup sembilan rumah sakit, tiga klinik, dan sembilan Puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Bengkulu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati,   menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memetakan dan menangani kasus HIV sejak dini.


​Berdasarkan data kumulatif dari tahun 2001 hingga 2024, tercatat ada 1.235 kasus HIV yang ditemukan di Kota Bengkulu. Khusus untuk periode Januari hingga Maret 2024, terdapat penambahan 32 kasus baru. Keberhasilan penemuan kasus ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk keterlibatan Satpol PP dalam menjangkau kelompok berisiko serta dukungan penuh dari lembaga masyarakat dan pemerintah daerah.

​“Keterlambatan penanganan sering disebabkan oleh stigma yang masih dirasakan oleh penderita. Banyak yang merasa khawatir dan takut diketahui orang lain, sehingga enggan melakukan pemeriksaan, akibatnya, saat datang ke layanan kesehatan, kondisi sudah dalam tahap lanjut dan lebih sulit ditangani,” ujar Nelli menjelaskan tantangan yang dihadapi di lapangan.



​Melalui perluasan layanan ini, Dinas Kesehatan mengajak seluruh masyarakat, terutama kelompok dengan faktor risiko, untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Dengan deteksi yang cepat dan pengobatan yang tepat, kualitas hidup penderita dapat tetap terjaga dengan baik sekaligus menekan risiko penularan.

Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar upaya pengendalian HIV di Kota Bengkulu dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. 

 

Kategori :