radarbengkuluonline.id - - Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kesejahteraan para pekerja di wilayahnya. Hal ini terungkap dalam pertemuan daring mengenai evaluasi Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tahun 2026 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu Sutapa.
Langkah ini menjadi bukti bahwa perlindungan bagi tenaga kerja, terutama mereka yang berada di sektor rentan, menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung
Sebagai bentuk aksi nyata, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan anggaran khusus dari APBD untuk memastikan para pekerja terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Untuk periode akhir 2025 hingga Mei 2026 saja, dana sebesar Rp 174.042.000 telah disalurkan bagi ribuan pekerja rentan. Program ini mencakup perlindungan bagi 1.516 nelayan di bawah naungan Dinas Perikanan serta 684 tenaga keagamaan yang dikoordinasikan oleh Bagian Kesra.
"Untuk Januari hingga Desember 2026, kami telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 349.048.800 melalui APBD murni. Saat ini kami sedang menunggu proses verifikasi data terbaru dari Dinas Perikanan dan Bagian Kesra agar penyalurannya tepat sasaran," ungkap Sutapa dalam laporan resminya.
Berkat komitmen yang konsisten tersebut, Kota Bengkulu sukses meraih apresiasi tinggi di tingkat provinsi. Saat ini, angka capaian UCJ Kota Bengkulu telah menyentuh 83,16% dengan total 54.238 pekerja yang sudah terdaftar.
Capaian luar biasa ini menempatkan Kota Bengkulu di posisi teratas dibandingkan daerah lain di seluruh Provinsi Bengkulu dalam hal cakupan jaminan sosial bagi tenaga kerja.
Ke depannya, sinergi antara berbagai OPD terkait dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus diperkuat untuk mempercepat perlindungan menyeluruh bagi pekerja di sektor formal maupun informal.
Dengan perlindungan yang terjamin, diharapkan masyarakat bisa bekerja dengan rasa aman dan lebih tenang, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi warga Kota Bengkulu secara umum.