RADAR BENGKULU– Suasana haru menyelimuti ruang sidang saat terdakwa kasus dugaan korupsi, Bebby Husy, menyampaikan nota pembelaannya (pledoi). Dengan nada tegas namun lirih ia tak hanya membela diri, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, karyawan, hingga masyarakat Bengkulu.
Dalam pernyataannya, Dia menegaskan bahwa seluruh hasil usaha yang ia peroleh bukan berasal dari tindakan merugikan negara. Namun sebagai manusia, ia mengakui tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan.
BACA JUGA:Isi Pledoi Pengacara Saskya Dalam Sidang Tambang Batubara
“Sebagai manusia yang tidak sempurna, saya tentu tidak terlepas dari kesalahan,” ucapnya lirih.
#Dari Membangun hingga Terpuruk
Dia mengisahkan perjalanannya membangun usaha di Bengkulu, daerah yang ia pilih dengan penuh keyakinan di tengah minimnya investor. Ia mengaku menanamkan modal dan harapan demi pertumbuhan ekonomi daerah.
Selama itu, ia mempekerjakan ratusan tenaga kerja lokal, yang secara tidak langsung menghidupi ribuan anggota keluarga. Namun kini, semua itu berubah drastis.
Perkara hukum yang menjeratnya disebut telah melumpuhkan operasional perusahaan. Banyak karyawan kehilangan pekerjaan, sementara mitra usaha dan para pemangku kepentingan ikut terdampak.