Pemdes Padang Berangin Laksanakan Bimtek Pendataan dan Penginputan Indeks Desa

Selasa 04-08-2026,17:17 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id, Manna - Pemerintah Desa Padang Berangin, Kecamatan Kota Manna melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendataan dan penginputan Indeks desa. Kegiatan pelatihan ini diberikan bagi aparatur desa dan operator untuk memahami tata cara pengisian kuesioner, mengelola data pembangunan, serta melakukan verifikasi data secara online.

Camat Kota Manna Yoga Wijaya, S.IP,M.AP menyampaikan, untuk tahapan pelaksanaan pendataan koordinasi awal berkoordinasi dengan pendamping desa di kecamatan untuk mendapatkan format file template kuesioner.

BACA JUGA: Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, John Herdman Minta Maaf

 

Melengkapi sheet persetujuan, data profil desa, indikator, hingga rumusan isu pedesaan.Serta, memastikan indikator kontrol berwarna hijau atau lengkap sebelum diunggah ke portal resmi.

"Dengan Bimtek pendataan dan penginputan Indeks desa yang kita lakukan ini diharapkan dapat meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terkait tentang pemahaman metodologi dengan cara dibekali instrumen desa mengenai teknik pengumpulan, pengolahan, dan analisis data riil di lapangan.Selain itu kita harapkan dengan instrumen desa bisa menguasai aplikasi dengan melatih petugas teknis agar terampil mengoperasikan sistem atau Aplikasi Indeks Desa secara nasional tanpa hambatan teknis,"ungkap Yoga di Kantor Desa Padang Berangin Senin (03/08). 

Kepala Desa Padang Berangin Rupin mengatakan, Bimtek ini juga dilakukan sebagai penjaminan kualitas dan akurasi data valid untuk memastikan data yang diinput bebas dari manipulasi dan mencerminkan kondisi objektif desa.Serta Integrasi Satu Data untuk mendukung program Satu Data Indonesia(SDI) melalui penguatan data mikro dari tingkat pemerintahan paling bawah, yaitu Pemerintah Desa. 

Bahkan hal ini dilakukan sebagai dasar penentuan status kemajuan desa dengan menghasilkan data dasar untuk mengukur serta menetapkan status kemandirian desa (apakah masuk kategori Mandiri, Maju, Berkembang, Tertinggal, atau Sangat Tertinggal), bahkan mengukur kemajuan desa secara objektif melalui berbagai dimensi utama seperti sosial, ekonomi, ekologi, hingga tata kelola pemerintahan.

"Semoga dengan Bimtek yang kita lakukan ini, kemajuan desa serta SDM yang kita miliki akan semakin maju.Sehingga bisa mengoptimalisasi perencanaan pembangunan dan anggaran tepat sasaran untuk menjadi acuan bagi pemerintah pusat, daerah, maupun pemdes dalam merumuskan program prioritas yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat,"pungkas Rupin.

 

Kategori :