TNI Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Gantung di Pino Baru

TNI Bersama Masyarakat Bangun  Jembatan Gantung di Pino Baru

Koramil 408-05/Manna dan masyarakat bergotong royong dalam pembangunan jembatan gantung di Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis -Fahmi-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Manna - Gotong Royong Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda  Koramil 408-05/Manna dan masyarakat dalam pembangunan jembatan gantung menunjukkan hasil nyata dan terus mencapai progres pembangunan.

Jembatan Gantung Perintis Garuda itu berlokasi di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan.Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di Desa Pino Baru dan sekitarnya.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siapkan Rencana Pengisian dan Mutasi Kepala SD - SMP



Danramil 408-05/Manna Kapten Inf Ma'ruf Amin  menyampaikan kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses nantinya.

"Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda Koramil 408-05/Manna bersama warga setempat bekerja bahu-membahu setiap hari, mengerjakan berbagai tahapan pembangunan mulai dari pemasangan struktur utama. Semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan yang kita kerjakan,"papar Ma'ruf saat ditemui RADAR BENGKULU.

Dengan semangat  gotong royong dari masyarakat, pihaknya sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat. Ini adalah bukti bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu menghasilkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, warga Desa Pino Baru,  Aseptori menyambut baik pembangunan jembatan ini. Mereka berharap proyek tersebut dapat segera rampung. Sehingga, dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan mempersingkat waktu tempuh.

*Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ditargetkan selesai dalam waktu dekat, dengan tetap mengutamakan kualitas dan keamanan konstruksi. Gotong royong yang terjalin kita harapkan tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,"pungkas Asep.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: