Pengerukan Pelabuhan Pulau Baai Terkendala dan Lambat

 Pengerukan Pelabuhan Pulau Baai Terkendala dan Lambat

Kegiatan pengerukan darurat alur Pulau Baai yang dilakukan oleh Pelindo Regional 2 Bengkulu hingga kini masih menunjukkan progres yang lambat, meskipun upaya maksimal telah dilakukan-Ist-

Sebagai bagian dari upaya darurat ini, Pelindo menargetkan pengerukan dengan kedalaman 3 meter dan lebar 60 meter. Namun, target yang disampaikan oleh Doddy terkesan optimistis, bahkan cenderung memaksakan harapan tanpa didukung oleh pencapaian konkrit.

 “In shaa Allah sesegera mungkin kapal pengeruk itu bisa datang dan akhir Mei kita targetkan sudah normal untuk ukuran pengerukan darurat,” ujarnya.

Meski demikian, kenyataan yang ada menunjukkan bahwa masalah ini telah berlarut-larut tanpa solusi yang memadai.

Di sisi lain, Kepala Supervisi Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kapal Motor Penumpang (KMP) Pulo Tello, Radmiadi, menyatakan bahwa kondisi saat ini sangat  mengganggu operasional penyeberangan.

“Yang pastinya kita minta pengerukan ini dapat diselesaikan dengan waktu yang singkat. Sampai sekarang kita masih menyeberang mulai dari luar alur,” tegas Radmiadi.

 Dengan adanya keterlambatan pengerukan, operasional kapal penumpang terganggu dan para penumpang pun harus diangkut dengan menggunakan kapal tugboat atau kapal berukuran kecil, yang tentu saja menambah biaya dan waktu yang tidak efisien.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: