Jembatan Garuda Tahap VII di Air Manula Diresmikan, Bupati Kaur Ajak Warga Jaga Hasil Pembangunan Bersama

Jembatan Garuda Tahap VII di Air Manula Diresmikan, Bupati Kaur Ajak Warga Jaga Hasil Pembangunan Bersama

Jembatan Garuda Tahap VII di Air Manula Diresmikan, Bupati Kaur Ajak Warga Jaga Hasil Pembangunan Bersama-Ist-

 

RADAR BENGKULU, KAUR — Harapan baru bagi masyarakat Desa Sukajaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, hadir dengan diresmikannya Jembatan Garuda Tahap VII di Air Manula pada Selasa, 22 September 2026.

     Peresmian jembatan tersebut dilakukan oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., didampingi Kepala Dinas PUPR, Dandim 0408 Bengkulu Selatan/Kaur yang diwakili Koramil Kaur Tengah, Kapolsek Nasal, Camat Nasal, serta Kepala Desa Sukajaya.

BACA JUGA:DPR RI Sahkan UU Reforma Agraria, Ratusan DIM Dibahas Sebelum Disetujui

    Kehadiran Jembatan Garuda di Air Manula diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses dan memperkuat hubungan antar warga yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih memadai.

     Pada sambutannya, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos,M.AP menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah bersinergi dan berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

    Menurut Bupati, pembangunan sebuah jembatan bukan sekadar membangun infrastruktur fisik. Lebih dari itu, jembatan menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat, mendukung aktivitas warga, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.

     Namun, setelah pembangunan selesai, pekerjaan belum sepenuhnya berakhir. Bupati Gusril mengajak masyarakat Desa Sukajaya untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda di Air Manula agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    "Tidak perlu menunggu Pemerintah Daerah atau TNI turun tangan untuk merawatnya. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab. Mari kita sama-sama mengawasi, menjaga dan merawat apa yang sudah dibangun bersama," pesan Bupati Gusril.

     Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan pembangunan dan infrastruktur bagi masyarakat. Namun, keberlangsungan serta pemeliharaan hasil pembangunan membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.

    Pembangunan adalah tanggung jawab pemerintah, tetapi menjaga dan merawat hasil pembangunan adalah tanggung jawab kita bersama.

    Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya, Muhlisin, mewakili masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Kaur Gusril Pausi atas perhatian dan perjuangannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sukajaya.

     Bagi masyarakat, Jembatan Air Manula kini bukan hanya sekadar sarana penghubung dua sisi wilayah. Jembatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI dan masyarakat, sekaligus wujud semangat gotong royong dalam menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat nyata. Dibangun dengan perjuangan, dimanfaatkan untuk masyarakat, dan dijaga dengan kebersamaan.

    Dengan semangat tersebut, Jembatan Garuda di Air Manula diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam membuka akses, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan warga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: