Percepat Akses Air Bersih, Pemkot Bengkulu Dorong Kelanjutan Proyek SPAM Regional
Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM -Riski/MC-Radar Bengkulu
radarbengkuluonline.id -- Pemerintah Kota Bengkulu terus tancap gas dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama soal akses air bersih. Selain fokus membenahi masalah sampah dan pasar, Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM, baru-baru ini menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy.
Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong percepatan tahap kedua program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang sangat dinantikan warga.
BACA JUGA:Kejar Target Efisiensi APBD, Pemkot Bengkulu Siapkan Strategi Anggaran PPPK
Program SPAM Regional ini dinilai sangat strategis karena tidak hanya melayani Kota Bengkulu, tetapi juga mencakup wilayah Bengkulu Tengah dan Seluma. Dedy Wahyudi berharap dengan dimulainya tahap kedua, distribusi air bersih ke rumah-rumah warga bisa menjadi lebih luas dan stabil.
Hal ini menjadi prioritas karena air bersih merupakan kebutuhan vital yang menyangkut kualitas hidup dan kesehatan banyak orang di wilayah tersebut.
"SPAM Regional Tahap II ini menjadi kunci agar ketersediaan air bersih di Kota Bengkulu dan sekitarnya bisa terpenuhi secara maksimal," ujar Dedy dalam pertemuan tersebut.
Upaya ini disambut positif oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas yang mencatat poin-poin strategis pembangunan di Bengkulu sebagai bagian dari rencana nasional yang inklusif. Melalui dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan alokasi anggaran dan koordinasi teknis dapat berjalan lebih cepat.
Proyek ini menjadi tumpuan harapan bagi ribuan kepala keluarga di Bengkulu yang mendambakan pasokan air bersih tanpa kendala.
Dengan adanya langkah proaktif ini, tantangan krisis air bersih diharapkan bisa mendapatkan solusi jangka panjang. Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga tuntas agar manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat di Bumi Merah Putih.
Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat ini menjadi angin segar bagi pembangunan infrastruktur yang lebih baik di masa depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
