Genjot PAD, Bapenda Kota Bengkulu Cetak Massal SPPT PBB Lebih Awal

 Genjot PAD, Bapenda Kota Bengkulu  Cetak Massal SPPT PBB Lebih Awal

Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu-dok/RBO-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu terus bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Fokus utama kali ini menyasar sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui percepatan pencetakan dan pendistribusian dokumen perpajakan kepada wajib pajak. 

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Hadir Berikan Pelayanan dan Dukungan di Tengah Duka Warga



Kepala Bapenda Kota Bengkulu Noni Yuliasti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai proses cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB sejak bulan Februari lalu agar partisipasi pembayaran bisa digenjot sejak awal tahun.

Kebijakan ini diambil demi memastikan instrumen pemungutan pajak dapat diterima oleh masyarakat lebih awal. Dengan begitu, warga memiliki waktu yang lebih longgar untuk memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus terburu-buru di akhir tahun. Langkah proaktif ini diharapkan mampu mendongkrak realisasi penerimaan daerah dari sektor PBB secara signifikan dan lebih terukur.

"Sejak bulan Februari, Bapenda telah melakukan pencetakan massal terhadap SPPT PBB. Pada tahun ini, total SPPT yang dicetak dan didistribusikan adalah sebanyak 113.398 ribu SPPT PBB," ujar Noni, Selasa (2/6/26).

Guna memastikan seluruh dokumen tersebut sampai tanpa kendala, Bapenda menerapkan skema penyaluran berjenjang. Dokumen SPPT PBB dipasok terlebih dahulu ke pihak kecamatan, lalu diturunkan ke pihak kelurahan, dan selanjutnya dibagikan kepada para ketua Rukun Tetangga (RT) untuk didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga di wilayah masing-masing. 

Bapenda menegaskan tidak melepas begitu saja proses penyaluran di tingkat bawah dengan menerjunkan tim khusus untuk mengawal akurasi data serta kecepatan penyerahan dokumen.

"Dalam hal ini, pihak Bapenda juga telah melakukan pengawasan dalam pendistribusian SPPT PBB agar tepat sasaran dan sampai ke masyarakat," tambah Noni.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait