Antisipasi Kendala PPDB, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Siapkan Posko Pengaduan dan Solusi Zonasi

Antisipasi Kendala PPDB, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Siapkan Posko Pengaduan dan Solusi Zonasi

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra-Riski/MC-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id, Kota Bengkulu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu menyatakan komitmen penuhnya untuk menyukseskan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ini. 

Sebagai langkah nyata untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan, pihak dinas berinisiatif mendirikan posko pengaduan. Posko pelayanan ini sengaja dipusatkan langsung di kantor Dinas Dikbud Kota Bengkulu agar memudahkan koordinasi dan penanganan cepat.

BACA JUGA: Kalah Tipis dari Thailand, Indonesia Runner Up Pameran Anggrek Internasional



Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra, menjelaskan bahwa posko tersebut disiapkan sebagai wadah resmi bagi masyarakat, khususnya orang tua murid untuk menyampaikan segala bentuk keluhan dan aduan selama proses PPDB berlangsung. 

Langkah ini diambil demi menjaga transparansi dan memberikan kenyamanan bagi warga yang sedang mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah.

"Jadi, berkaitan dengan pelaksanaan PPDB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan membuka posko nantinya dipusatkan di Dinas Pendidikan untuk menampung pengaduan, keluhan dari orang tua siswa-siswi yang mendaftar berkaitan dengan pelaksanaan PPDB tahun ini," ujar Ilham pada Rabu (3/6/26).

Selain menjadi tempat mengadu, posko PPDB ini ternyata juga mengemban fungsi krusial lainnya yang sangat membantu masyarakat. Bagi para calon peserta didik yang nantinya belum berhasil lolos atau belum mendapatkan tempat di satuan pendidikan pilihan mereka, posko ini akan memfasilitasi proses penyaluran ke sekolah lain yang kuotanya belum terpenuhi. Pihak pemerintah memberikan jaminan bahwa seluruh anak usia sekolah di Kota Bengkulu dipastikan akan mendapatkan hak pendidikan mereka.

"Itu posko nanti berfungsi juga bagi masyarakat, memang ada anak kita yang kebetulan belum diterima di satuan pendidikan, nanti kita akan salurkan ke satuan pendidikan yang memang kuotanya masih tersedia," tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait